Polda Lampung Siagakan Sniper di Titik Rawan! Amankan Arus Mudik Lebaran

- Editor

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung bersama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus mematangkan skema pengamanan guna menjamin keselamatan masyarakat selama arus mudik Lebaran Idulfitri. 

Pengamanan ini difokuskan untuk menekan angka kriminalitas, mulai dari kejahatan jalanan hingga aksi pencopetan di fasilitas umum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf, menegaskan, sinergi dengan TNI terus dilakukan, terutama terkait penempatan personel di titik-titik rawan.

Merespons informasi mengenai pengerahan penembak jitu (sniper) di area rawan pembegalan, Kapolda menyatakan, detail taktis penempatan personel tersebut akan dikomunikasikan secara langsung dengan Pangdam.

“Sampai saat ini terus kita formulasikan dengan TNI untuk personel-personel yang ditempatkan. Terkait penembak jitu, saya akan komunikasikan langsung dengan Pangdam,” ujar Kapolda Lampung, kemarin (12/3).

Ia mengatakan, fokus utama pengamanan gabungan ini adalah mengantisipasi berbagai tindak pidana yang kerap meresahkan pemudik, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), tindak kekerasan, hingga aksi pembegalan yang membutuhkan penanganan tegas.

​Selain kejahatan jalanan, aparat keamanan juga memberikan perhatian khusus pada tindak kejahatan konvensional seperti pencopetan yang rawan terjadi di tengah kepadatan arus penumpang. Oleh karena itu, pengawasan diperketat di seluruh simpul transportasi massal.

“Copet-copet diantisipasi di kapal maupun kendaraan transportasi lain. Makanya di kapal laut, bandara, stasiun kereta api, maupun terminal bus, kita tempatkan anggota,” tambah Jenderal Bintang Dua tersebut.

Dalam pelaksanaannya, Polda Lampung menyiagakan personel dengan sistem pengamanan terbuka (berseragam dinas) maupun tertutup (berpakaian preman).

Seluruh anggota yang bertugas diinstruksikan untuk mengintensifkan patroli dan pengawasan, khususnya di lokasi-lokasi yang telah dipetakan sebagai daerah rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Teriakan Penjaga Tak Digubris, Pemuda Tulang Bawang Tewas Dihantam KA Babaranjang di Kedaton
Konten Kreator Rohadi Alcantara Diciduk Polres Tanggamus, Polisi Segera Lakukan Gelar Perkara! 
Viral! TikToker Rohadi Alcantara Dikabarkan Diringkus Polres Tanggamus, Lah Kok Bisa?
Keluarga Ungkap Kesaksian Baru Kasus Yulia Mesuji, CCTV Kos Diklaim Sudah Diamankan Polisi, Saksi Kunci Belum Diperiksa?
Viral! Kebun Sawit di Kotabumi Selatan Terbakar Hebat, Diduga di Lahan PT Nakau
Razia Tempat Hiburan Malam di Lampung Tengah, 9 Pengunjung Positif Sabu
Fantastis! Penanaman Modal TW III di Tanggamus Capai Rp115,97 Miliar, Total Investasi di 2026 Sentuh Rp1,156 Triliun
Baru Keluar Penjara Malah Maling 2 Motor di Pringsewu, Pria Asal Lamteng Ditembak Dikedua Kaki, 2 Orang Buron!
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Teriakan Penjaga Tak Digubris, Pemuda Tulang Bawang Tewas Dihantam KA Babaranjang di Kedaton

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Konten Kreator Rohadi Alcantara Diciduk Polres Tanggamus, Polisi Segera Lakukan Gelar Perkara! 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Viral! TikToker Rohadi Alcantara Dikabarkan Diringkus Polres Tanggamus, Lah Kok Bisa?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Keluarga Ungkap Kesaksian Baru Kasus Yulia Mesuji, CCTV Kos Diklaim Sudah Diamankan Polisi, Saksi Kunci Belum Diperiksa?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Viral! Kebun Sawit di Kotabumi Selatan Terbakar Hebat, Diduga di Lahan PT Nakau

Berita Terbaru