Beri Pesan Menohok, Ini Alasan Presiden Iran Sebut Negara Arab Boneka AS dan Israel!

- Editor

Minggu, 8 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Teheran – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, secara tegas memperingatkan sejumlah negara Arab di kawasan Timur Tengah untuk berhenti menjadi “boneka” bagi Amerika Serikat (AS) dan Israel. Pernyataan peringatan tersebut dilontarkan sepekan setelah terjadinya eskalasi konflik regional di Timur Tengah.  

Sebelumnya, Iran diketahui telah melancarkan serangkaian serangan yang menargetkan pangkalan militer AS yang berada di beberapa negara Arab, seperti Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, Qatar, hingga Uni Emirat Arab (UEA).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Serangan tersebut diklaim sebagai bentuk balasan dari Iran karena negaranya telah diserang terlebih dahulu oleh pihak AS dan Israel pada Sabtu, 28 Maret.

Meski situasi memanas usai serangan tersebut, Presiden Pezeshkian menegaskan kembali komitmen negaranya bahwa Iran tidak pernah dan tidak akan merencanakan invasi terhadap negara tetangga mana pun.

Ia menekankan, Iran pada dasarnya selalu mengharapkan terciptanya perdamaian di kawasan Timur Tengah. “Dewan Kepemimpinan sementara juga telah menyepakati aturan untuk tidak melancarkan agresi ke negara-negara tetangga, kecuali jika negara-negara tersebut menyerang Iran terlebih dahulu,” ungkap Presiden Iran.

Lebih lanjut, ia menyampaikan keyakinannya bahwa setiap ketegangan dan permasalahan antarnegara seharusnya diselesaikan melalui jalur diplomatik, seraya memperingatkan bahwa konflik bersenjata hanya akan menciptakan masalah baru dengan negara-negara tetangga.

Sebagai penutup, Pezeshkian kembali mendesak negara-negara Arab agar tidak tunduk pada imperialisme. Ia meminta agar setiap perselisihan internal di kawasan diselesaikan secara damai dan tidak membiarkan wilayah mereka dieksploitasi oleh kepentingan Israel maupun AS. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Enam Kapal Dagang Dipaksa Putar Balik, AS Blokade Ketat Selat Hormuz!
Kenapa Kapal Pertamina Dilarang Lewat Selat Hormuz? Ini Kata Dubes Iran!
Iran Izinkan Kapal Asing Lintasi Selat Hormuz, Dua Kapal Indonesia Masih Tertahan!
Makin Panas! Spanyol Tuding Israel Sengaja Targetkan TNI di Lebanon, Tel Aviv Meradang
Gawat! Harga Minyak Dunia Tembus US$115, Negara Ini Terpaksa Gelap-gelapan Tiap Malam!
Dua Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Iran Belum Berikan Izin Melintas
Lanjutkan Perang Lawan Iran, AS Tuntut Kompensasi Rp84.781 Triliun dari Negara-negara Arab
Literasi Tembus 94 Persen! Kampus-Kampus di Iran Dikuasai Perempuan?
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 08:44 WIB

Enam Kapal Dagang Dipaksa Putar Balik, AS Blokade Ketat Selat Hormuz!

Minggu, 12 April 2026 - 19:21 WIB

Kenapa Kapal Pertamina Dilarang Lewat Selat Hormuz? Ini Kata Dubes Iran!

Sabtu, 4 April 2026 - 05:37 WIB

Iran Izinkan Kapal Asing Lintasi Selat Hormuz, Dua Kapal Indonesia Masih Tertahan!

Rabu, 1 April 2026 - 06:42 WIB

Makin Panas! Spanyol Tuding Israel Sengaja Targetkan TNI di Lebanon, Tel Aviv Meradang

Senin, 30 Maret 2026 - 19:25 WIB

Gawat! Harga Minyak Dunia Tembus US$115, Negara Ini Terpaksa Gelap-gelapan Tiap Malam!

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Dukung Program 3 Juta Rumah, OJK Ubah Aturan SLIK!

Minggu, 19 Apr 2026 - 12:52 WIB

PEMERINTAHAN

Gaji Ke-13 ASN Siap Cair, Ini Jadwal dan Besarannya!

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:04 WIB