Makin Panas! Spanyol Tuding Israel Sengaja Targetkan TNI di Lebanon, Tel Aviv Meradang

- Editor

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Madrid – Hubungan diplomatik antara Spanyol dan Israel dilaporkan memanas. Hal ini dipicu oleh pernyataan tegas Pemerintah Spanyol yang secara terbuka menyalahkan Tel Aviv atas gugurnya dua prajurit TNI, Kapten Inf Aditya dan Sertu Nur Ichwan, yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon. 

Kementerian Luar Negeri Spanyol menuding bahwa serangan udara militer Israel secara sengaja menargetkan zona aman UNIFIL. Tindakan tersebut dinilai Madrid sebagai bentuk intimidasi terhadap misi internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak Spanyol juga menegaskan bahwa bukti di lapangan menunjukkan kendaraan taktis yang ditumpangi prajurit TNI hancur akibat hantaman rudal presisi, senjata yang teridentifikasi hanya dimiliki oleh militer modern seperti Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Menanggapi tudingan tersebut, Pemerintah Israel memberikan bantahan keras. Tel Aviv menyatakan kekesalannya dan mengklaim bahwa jatuhnya korban jiwa dari pihak UNIFIL merupakan insiden tragis yang sama sekali tidak disengaja.

Israel berdalih, serangan udara tersebut murni ditujukan pada fasilitas dan target militer Hizbullah yang berada di sekitar posisi pasukan PBB. Lebih lanjut, Israel menuduh balik Spanyol telah menyebarkan narasi yang bias dan menyudutkan.

Eskalasi Ketegangan dan Desakan Internasional

​Persitegangan ini semakin memperpanjang daftar perselisihan diplomatik kedua negara. Sebelumnya, Spanyol diketahui telah mengambil langkah tegas dengan menutup wilayah udaranya bagi penerbangan militer Amerika Serikat yang terafiliasi dengan dukungan operasi Israel.

​Dukungan terbuka Spanyol terhadap Indonesia dalam insiden ini secara signifikan memperkuat desakan komunitas internasional agar Israel bertanggung jawab penuh atas jaminan keselamatan personel penjaga perdamaian.

Sejumlah analis politik menilai bahwa sikap vokal Madrid berpotensi memicu efek domino di dalam keanggotaan Uni Eropa, yang dapat mengarah pada peninjauan ulang kebijakan dukungan militer terhadap Tel Aviv.

Di tengah aksi saling tuduh ini, tekanan publik global terus meningkat, mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera menggelar investigasi independen guna memastikan keadilan bagi para prajurit TNI yang gugur dalam misi kemanusiaan tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bandara Arab Saudi Diserang Rudal, 12 Tewas dan 309 Luka, Bandara Lumpuh Total!
Jadi Tentara Bayaran Rusia, WNI Asal Natuna Tewas Dihantam Drone Ukraina!
Sempat Mangkrak 2 Dekade, Proyek Tambang Rp268 T Ini Disulap Trump Jadi Pabrik Baja Terbesar AS!
Viral! Pria Kanada Kembali Prediksi Gempa Dahsyat di RI dalam Waktu Dekat, Ini Respons Tegas BMKG!
Serukan Kemerdekaan Palestina, Media Israel Sindir Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak ‘Free Palestine’
Netanyahu dan Warga Israel Gelar Doa Bersama di Komplek Masjidil Aqsa, Arab Saudi Meradang!
Intelijen Iran Unit 4.000 IRGC Bidik Pelabuhan Tanjung Priok, Tiga WNI Dilaporkan Direkrut
Aniaya Staf, Istri Presiden RI Pertama Ini Dituntut Jaksa Tokyo Denda Rp22,8 Juta! 
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Bandara Arab Saudi Diserang Rudal, 12 Tewas dan 309 Luka, Bandara Lumpuh Total!

Rabu, 30 September 2026 - 09:56 WIB

Jadi Tentara Bayaran Rusia, WNI Asal Natuna Tewas Dihantam Drone Ukraina!

Rabu, 30 September 2026 - 09:07 WIB

Sempat Mangkrak 2 Dekade, Proyek Tambang Rp268 T Ini Disulap Trump Jadi Pabrik Baja Terbesar AS!

Selasa, 22 September 2026 - 11:37 WIB

Viral! Pria Kanada Kembali Prediksi Gempa Dahsyat di RI dalam Waktu Dekat, Ini Respons Tegas BMKG!

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

Serukan Kemerdekaan Palestina, Media Israel Sindir Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak ‘Free Palestine’

Berita Terbaru