Enam Kapal Dagang Dipaksa Putar Balik, AS Blokade Ketat Selat Hormuz!

- Editor

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist (Dok. Reuters)

Hariannarasi.com, Jakarta – Militer Amerika Serikat (AS) memaksa enam kapal dagang untuk berputar arah akibat blokade yang diberlakukan terhadap pelayaran dari dan menuju wilayah pesisir Iran di Selat Hormuz. 

Blokade yang mulai berlaku pada Senin (13/4) ini menargetkan seluruh pelabuhan Iran di kawasan Teluk dan Teluk Oman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam pernyataannya pada Selasa (14/4) mengklaim bahwa selama 24 jam pertama blokade, tidak ada satupun kapal yang berhasil melewati penjagaan Angkatan Laut AS.

Keenam kapal dagang tersebut dilaporkan mematuhi arahan pasukan AS untuk kembali ke pelabuhan Iran di Teluk Oman.

“Blokade diberlakukan secara adil terhadap kapal-kapal dari semua negara yang memasuki atau meninggalkan pelabuhan dan wilayah pesisir Iran,” tegas pernyataan resmi CENTCOM.

Dalam melancarkan operasi blokade ini, AS mengerahkan kekuatan masif yang terdiri dari lebih dari 10 ribu personel, belasan kapal perang, serta puluhan pesawat militer.

Meskipun blokade ini mencakup seluruh garis pantai Iran, otoritas AS menyatakan pengecualian terhadap pengiriman bantuan kemanusiaan.

Barang-barang seperti makanan, perlengkapan medis, dan kebutuhan esensial lainnya tetap diizinkan masuk, namun harus melalui prosedur pemeriksaan ketat.

Kebijakan pemblokiran perairan Hormuz ini diumumkan langsung oleh Presiden AS Donald Trump pasca-kegagalan negosiasi damai antara Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Pakistan pada Sabtu (11/4) lalu.

Kendati demikian, Trump memberikan sinyal bahwa perundingan putaran kedua rencananya akan kembali diadakan pada pekan ini di Islamabad, Pakistan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Viral! Pria Kanada Kembali Prediksi Gempa Dahsyat di RI dalam Waktu Dekat, Ini Respons Tegas BMKG!
Serukan Kemerdekaan Palestina, Media Israel Sindir Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak ‘Free Palestine’
Netanyahu dan Warga Israel Gelar Doa Bersama di Komplek Masjidil Aqsa, Arab Saudi Meradang!
Intelijen Iran Unit 4.000 IRGC Bidik Pelabuhan Tanjung Priok, Tiga WNI Dilaporkan Direkrut
Aniaya Staf, Istri Presiden RI Pertama Ini Dituntut Jaksa Tokyo Denda Rp22,8 Juta! 
Cari Celah Ubah Konstitusi, Trump Ambisi Jadi Presiden 3 Periode!
Klaim Kuasai Selat Hormuz, Trump Usul Ubah Nama Jadi ‘Selat Trump’
Siap-siap, Ada Negara Baru Dekat Indonesia yang Segera Lahir!
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:37 WIB

Viral! Pria Kanada Kembali Prediksi Gempa Dahsyat di RI dalam Waktu Dekat, Ini Respons Tegas BMKG!

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

Serukan Kemerdekaan Palestina, Media Israel Sindir Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak ‘Free Palestine’

Senin, 21 September 2026 - 10:17 WIB

Netanyahu dan Warga Israel Gelar Doa Bersama di Komplek Masjidil Aqsa, Arab Saudi Meradang!

Senin, 14 September 2026 - 13:16 WIB

Intelijen Iran Unit 4.000 IRGC Bidik Pelabuhan Tanjung Priok, Tiga WNI Dilaporkan Direkrut

Rabu, 9 September 2026 - 15:33 WIB

Aniaya Staf, Istri Presiden RI Pertama Ini Dituntut Jaksa Tokyo Denda Rp22,8 Juta! 

Berita Terbaru