Tragedi Perlawanan Siswa SMKN Menggala: Nyawa Melayang di Tangan Begal Sadis

- Editor

Senin, 22 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Tulang Bawang – Keberanian berujung duka menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Tulang Bawang. RO, seorang pelajar SMKN Menggala, harus meregang nyawa setelah terlibat duel maut demi mempertahankan harta bendanya dari aksi pembegalan sadis pada Senin (22/12). 

Peristiwa kelam ini bermula saat korban dihadang oleh Said (26), pemuda yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Berdasarkan keterangan kepolisian, insiden dipicu oleh upaya pemerasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku awalnya memaksa meminta sejumlah uang, namun RO yang saat itu tidak mengantongi uang tunai memilih untuk tidak tunduk begitu saja.

​Kasatreskrim Polres Tulang Bawang, AKP Noviarif Kurniawan, membeberkan bahwa sempat terjadi adu fisik yang sengit antara korban dan pelaku. RO menunjukkan nyalinya dengan melakukan perlawanan meski di bawah ancaman.

“Terjadi adu pukul antara keduanya. Namun, pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam dan menghujamkannya ke tubuh korban,” ujar AKP Noviarif saat memberikan keterangan resmi.

Dalam pengakuan awalnya kepada penyidik, Said mengaku menikam perut korban sebanyak tiga kali.

Luka tusuk yang telak di area vital tersebut membuat siswa SMK ini tumbang dan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis.

Upaya Penghilangan Jejak

​Usai memastikan korbannya tak lagi bernyawa, Said membawa kabur sepeda motor milik korban. Untuk mengaburkan tindak kriminalnya, pelaku membuang senjata tajam yang digunakannya di suatu tempat sebelum melarikan diri keluar provinsi.

​”Senjata tajam tersebut diakui pelaku telah dibuang. Tim kami saat ini tengah melakukan penyisiran intensif untuk menemukan barang bukti tersebut guna memperkuat konstruksi hukum,” tambah Kasatreskrim.

​Pelarian Said tidak berlangsung lama. Berkat gerak cepat jajaran Satreskrim Polres Tulang Bawang, pelaku berhasil terendus di tempat persembunyiannya di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.

Kini, Said telah meringkuk di sel tahanan Mapolres Tulang Bawang. Ia terancam dijerat pasal berlapis terkait pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian, sebuah tindakan keji yang merampas masa depan seorang pelajar yang dikenal gigih tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mencekam! Bak Kartel Meksiko, Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari Diwarnai Perlawanan
Bak Film Action! Drama Kejar-kejaran Berakhir di Sungai, Polisi Lumpuhkan Pencuri Mobil Asal Lampung
Buntut Promo Nyeleneh ‘Hafal Al-Qur’an Berhadiah Miras’, Dua Pelaku Akhirnya Berurusan dengan Polisi!
Resmi! Kejati Lampung Lantik Sunandar Pramono Jadi Nakhoda Baru Kejari Tanggamus
Dituntut 7 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp7,85 Miliar, Bupati Nonaktif Ardito Wijaya Masih Bisa Tersenyum
Mayor TNI AL Faisal Didakwa Edarkan Sabu, Gunakan Pesawat Militer! 
20 Oknum Polisi Terseret Kasus Tambang Emas Ilegal Way Kanan, 10 Dijatuhi Sanksi Demosi
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diperiksa Kejagung, Tampil Perdana dengan Rompi Tahanan dan Tangan Terborgol
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Mencekam! Bak Kartel Meksiko, Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari Diwarnai Perlawanan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bak Film Action! Drama Kejar-kejaran Berakhir di Sungai, Polisi Lumpuhkan Pencuri Mobil Asal Lampung

Kamis, 13 Agustus 2026 - 05:13 WIB

Buntut Promo Nyeleneh ‘Hafal Al-Qur’an Berhadiah Miras’, Dua Pelaku Akhirnya Berurusan dengan Polisi!

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:15 WIB

Resmi! Kejati Lampung Lantik Sunandar Pramono Jadi Nakhoda Baru Kejari Tanggamus

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:56 WIB

Dituntut 7 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp7,85 Miliar, Bupati Nonaktif Ardito Wijaya Masih Bisa Tersenyum

Berita Terbaru