Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Pringsewu – Dua pemuda tewas setelah sepeda motor yang mereka kendarai bertabrakan dengan mobil Mitsubishi Pajero di Kabupaten Pringsewu, Lampung, pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 23.40 WIB.
Insiden maut ini diduga kuat berawal dari hilangnya kendali akibat aksi standing atau mengangkat ban depan motor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban tewas adalah Rojib Al Hakim (19) selaku pengendara motor Honda Supra tanpa nomor polisi, dan penumpangnya, Viar Arles Vernando (20). Keduanya merupakan warga Pekon Sidoharjo, Pringsewu.
Kasat Lantas Polres Pringsewu Iptu Adi Wibowo, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra, mengonfirmasi, kedua korban meninggal dunia setelah dievakuasi akibat luka parah akibat benturan. Keduanya sempat terpental ke bahu jalan setelah menabrak mobil.
Berdasarkan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Pringsewu menuju Gadingrejo.
Saat mendekati titik kejadian, pengendara motor diduga memacu kendaraan sambil melakukan aksi standing. Akibatnya, motor kehilangan arah dan masuk ke jalur berlawanan.
Pada waktu bersamaan, Mitsubishi Pajero bernomor polisi B 2267 SJE yang dikemudikan oleh Hepi Harianto, warga Bengkulu Tengah, melaju dari arah berlawanan sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan. Pengemudi mobil dipastikan selamat dan tidak mengalami luka.
Akibat insiden tersebut, sepeda motor Honda Supra mengalami rusak parah, sementara Mitsubishi Pajero ringsek pada bagian depan sebelah kanan.
Kedua kendaraan saat ini telah diamankan di Kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Pringsewu sebagai barang bukti.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan menyeluruh dengan memeriksa saksi-saksi dan memintai keterangan dari pengemudi Pajero.
”Kami mengimbau masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas, berkendara dengan kecepatan yang wajar dan tidak melakukan aksi yang berisiko menyebabkan kecelakaan. Gunakan helm standar dan pastikan terpasang dengan benar,” tegas Adi. (*)






