Jadi Raja Rokok Indonesia, Sampoerna Percaya Angka Hoki

- Editor

Jumat, 27 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist


Hariannarasi.com, Jakarta – Didirikan oleh Liem Seeng Tee pada tahun 1913, rokok Sampoerna merupakan salah satu jenis rokok dari berbagai produsen yang ada di Indonesia dan menjadi legendaris berkat produk andalannya seperti Dji Sam Soe (234).

Sampoerna memproduksi ratusan juta linting dengan berbagai merk dagang, menariknya keberuntungan Sampoerna ini tak hanya didapat dari cita rasa rokoknya saja, melainkan melalui kepercayaan kuno bangsa China terhadap Filosofi dan Numerologi.

Sepertinya kepercayaan pendiri Sampoerna ini sudah melekat, terbukti lewat angka 9, selain angka 2, 6, dan 8 yang dipercaya membawa keberuntungan bagi masyarakat China.

Bukti tersebut dapat dilihat dari nama perusahaan Sampoerna yang berjumlah 9 huruf, lalu pada produk Dji Sam Soe berjumlah 9 huruf, dan simbol 234 dari Dji Sam Soe yang jika dijumlahkan 2+3+4 maka hasilnya adalah 9, Dji Sam Soe juga memiliki 9 simbol bintang pada logonya.

Liem Seeng Tee juga memiliki rumah bernomor 9, di jalan Ngaglik No.9, Liem yang tak mengetahui tanggal pendirian perusahaan lalu memilih tanggal 27 yang jika dijumlahkan kembali ke angka 9.

Dikutip dari situs resmi Sampoerna, yakni The Sampoerna Legacy (2017). Sampoerna melakukan Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Jakarta (BEJ) pun mengawali dengan angka 9.

Dengan menjual 27 juta lembar saham milik Sampoerna di harga Rp 12.700/lembar, semua angka tersebut jika dijumlahkan maka akan berjumlah 9. Kepercayaan angka keramat ini dilanjutkan oleh generasi selanjutnya.

Terakhir, ketika generasi muda Putra Sampoerna membuat aturan kebijakan karyawan tak luput dari angka 9. Yakni membuat 9 langkah kerja yang menjadi pedoman dasar bagi karyawan Sampoerna. (red)

Facebook Comments Box

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Menkeu Purbaya Tambah Suntikan Dana SAL Rp 70 Triliun ke Himbara, BTN dan BSI Dapat Jatah
Luar Biasa! Defisit APBN Juni 2026 Capai Rp196,5 Triliun
Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah, Pemprov Lampung Susun Rencana Aksi 2027
Kawal Sensus Ekonomi 2026, Wagub Lampung Minta Pelaku Usaha Tak Asal Beri Data
Fantastis! Kredit Bank di Lampung Tembus Rp114,57 Triliun, Sektor Ini Jadi Juaranya!
Pos Indonesia Rugi Rp37,72 Miliar Imbas Kecurangan Pegawai, Danantara Turun Tangan Lakukan Audit!
Bantah Patriot Bond Jadi Wadah Cuci Uang, Menkeu Purbaya Sentil Peran Singapura di FATF
BPR Bermodal di Bawah Rp6 Miliar Terancam Sanksi, OJK Perketat Aturan!
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Menkeu Purbaya Tambah Suntikan Dana SAL Rp 70 Triliun ke Himbara, BTN dan BSI Dapat Jatah

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:31 WIB

Luar Biasa! Defisit APBN Juni 2026 Capai Rp196,5 Triliun

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:15 WIB

Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah, Pemprov Lampung Susun Rencana Aksi 2027

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:23 WIB

Kawal Sensus Ekonomi 2026, Wagub Lampung Minta Pelaku Usaha Tak Asal Beri Data

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:09 WIB

Fantastis! Kredit Bank di Lampung Tembus Rp114,57 Triliun, Sektor Ini Jadi Juaranya!

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Cek Daftarnya! Ratusan SMA dan SMK di Lampung Bakal Direvitalisasi

Selasa, 11 Agu 2026 - 07:30 WIB