Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Lampung memastikan sebanyak 140 SMA dan SMK di provinsinya mendapatkan bantuan program revitalisasi dari pemerintah pada tahun 2026.
Bantuan perbaikan sarana pendidikan ini mencakup sekolah negeri maupun swasta yang tersebar di 15 kabupaten/kota di Lampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, pada Sabtu menyatakan bahwa seluruh proses pengerjaan revitalisasi wajib diselesaikan menggunakan anggaran tahun 2026.
“Setelah anggaran turun, harus selesai. Tidak boleh melewati tahun anggaran,” tegas Thomas di Bandarlampung, kemarin (10/8/2026).
Penentuan daftar sekolah penerima bantuan ini didasarkan pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dari pemerintah pusat.
Sekolah yang memiliki tingkat kerusakan bangunan di atas 70 persen menjadi prioritas utama pemerintah untuk segera ditangani.
Bantuan revitalisasi tersebut tidak hanya dialokasikan untuk bangunan utama sekolah. Program ini juga mencakup pembangunan dan perbaikan berbagai sarana pendukung lainnya, seperti pembangunan ruang kelas baru (RKB), perbaikan ruang guru, laboratorium, hingga fasilitas toilet.
Meski dana dikelola langsung oleh pihak sekolah melalui panitia pembangunan atau kelompok kerja, pemerintah daerah akan melakukan pengawasan secara ketat.
Thomas menambahkan, ia telah menginstruksikan jajarannya untuk memantau progres perbaikan dari tahap awal hingga pengerjaan berjalan.
“Apabila ditemukan pekerjaan yang tidak sesuai ketentuan, pemerintah daerah akan langsung memberikan teguran kepada pihak sekolah,” pungkasnya. (*)






