Caption : ist
Hariannarasi.com, Pringsewu – sebuah peristiwa penganiayaan berat terjadi, di Pasar Sarinongko, Pringsewu, pada Senin (19/1). Yanto (45), seorang pedagang bawang yang dikenal ulet mencari nafkah di pasar tersebut, menjadi korban penusukan orang tak dikenal.
Warga Kelurahan Pringsewu Selatan ini harus dilarikan ke RS Surya Asih setelah sebilah senjata tajam menghujam lehernya sekitar pukul 13.30 WIB.
Tak butuh waktu lama bagi kabar ini untuk menjalar ke seantero pasar. Pelaku yang teridentifikasi berinisial HV (25), warga Pekon Tanjung Kemala, Tanggamus, sempat menjadi bulan-bulanan massa yang geram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam rekaman video yang viral di jagat maya, tampak pelaku terkapar tak berdaya dengan luka di bagian wajah akibat amuk warga yang emosinya sudah di ubun-ubun.
Kapolsek Pringsewu Kota, AKP Ramon Zamora, bertindak cepat meredam situasi. Mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, AKP Ramon mengonfirmasi bahwa pelaku saat ini telah berada dalam pengawasan pihak kepolisian.
“Benar telah terjadi penganiayaan berat. Korban menderita luka tusuk di leher dan luka lecet di kaki. Saat ini sedang dalam perawatan intensif,” ujar AKP Ramon dalam keterangan resminya.
Sejauh ini, polisi telah mengamankan sebilah pisau yang menjadi saksi bisu aksi nekat HV. Namun, benang merah yang menghubungkan antara pelaku dan korban masih menjadi teka-teki.
Apa yang mendorong pemuda asal Pugung tersebut jauh-jauh datang ke Pringsewu hanya untuk melukai seorang pedagang bawang?
“Penyidik masih bekerja di lapangan. Kami sedang mendalami motif di balik aksi nekat ini. Pelaku sendiri saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Pringsewu sebelum nantinya kita periksa secara mendalam,” tambah AKP Ramon.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya keamanan di ruang publik. Di balik tumpukan bawang dan sayur-mayur, ada nyawa yang harus dilindungi, dan ada hukum yang harus ditegakkan agar main hakim sendiri tidak menjadi solusi atas setiap kemarahan. (*)






