Miris! Bukannya Belajar, Dua Remaja di Bandar Lampung Malah Jadi Pengedar Sinte

- Editor

Minggu, 11 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – wajah dunia pendidikan di Kota Tapis Berseri kembali tercoreng. Bukannya berkutat dengan buku pelajaran, dua remaja berstatus pelajar SMA berinisial HRW (16) dan MHA (16) justru harus berurusan dengan polisi.

Keduanya diringkus jajaran Polresta Bandar Lampung setelah terlibat aksi kejar-kejaran dramatis yang berujung kecelakaan tragis, Jumat (10/1) dini hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Drama penangkapan bermula sekitar pukul 01.30 WIB di kawasan Stadion Pahoman. Kecurigaan petugas Patroli Satuan Samapta muncul saat melihat sebuah mobil terparkir di dekat minimarket dengan mesin tetap menderu. Namun, alih-alih kooperatif saat didekati, nyali kedua remaja ini justru menciut dan memilih jalan nekat.

​”Saat petugas mendekat, pengemudi langsung tancap gas. Mereka sempat menabrak dua motor patroli kami demi meloloskan diri,” ujar Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, dalam keterangannya, Sabtu (11/1).

​Pelarian membabi buta itu berakhir di Jalan Gatot Subroto, Tanjung Gading. Mobil yang dikemudikan remaja di bawah umur tersebut kehilangan kendali hingga menghantam dua pengendara sepeda motor di depan Kantor BPBD Kota Bandar Lampung. Akibatnya, dua warga tak bersalah harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka berat.

Modus Operandi: Dari Instagram hingga ‘Mapping’

Setelah kendaraan terhenti, petugas melakukan penggeledahan teliti. Hasilnya mengejutkan; ditemukan 17 paket narkotika golongan I jenis tembakau sintetis (sinte) yang siap edar beserta sebuah timbangan digital.

Pembelian barang haram tersebut didapatkan melalui transaksi di media sosial Instagram. Mereka membeli paket besar, lalu mencampurnya dengan tembakau rokok biasa untuk memperbanyak volume.

Selanjutnya, paket-paket kecil tersebut diedarkan menggunakan sistem mapping (menaruh barang di titik tertentu berdasarkan peta digital), sebuah modus yang kini populer di kalangan jaringan narkoba sel terputus.

“Mereka ditangkap saat sedang dalam proses memecah paket besar menjadi bagian-bagian kecil untuk diedarkan malam itu juga,” tambah Kombes Pol Alfret.

​Kasus ini menjadi alarm keras bagi para orang tua dan tenaga pendidik di Bandar Lampung. Keterlibatan anak di bawah umur dalam jaringan peredaran narkotika bukan lagi sekadar kenakalan remaja, melainkan tindak pidana serius yang merusak masa depan sekaligus membahayakan nyawa publik di jalan raya.

Kini, HRW dan MHA harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum, sementara polisi masih terus mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar di balik suplai tembakau sintetis tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

​Siapa yang Berbohong?! Saling Tuding dan Bongkar Data di Kasus Lahan Bupati Tanggamus vs John Morin
Anak Perusahaan PT Paramount Buka Suara Soal Polemik Transaksi Lahan Exit Tol dengan John Morin
Bantah Terlibat Kasus Lahan di Tangerang, Kuasa Hukum Bupati Tanggamus Siapkan Somasi!
Diduga Tipu Jual Beli Tanah Exit Tol di Tangerang, Bupati Tanggamus Dilaporkan ke Mabes Polri
Dituduh Lakukan Penipuan, Bupati Tanggamus Dilaporkan ke Bareskrim, Kubu Soni Siap Bongkar Bukti Transaksi!
21.801 Motor Listrik Program MBG Terbengkalai di Sentul Bogor
‘Nyanyian’ Sony Sonjaya Bikin Panas Kepala BGN Nanik S Deyang: Gua Korupsi Apaan?!
Selundupkan 9.450 Butir Ekstasi ke Medan, Warga Natar Lampung Divonis 12 Tahun Penjara
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:09 WIB

​Siapa yang Berbohong?! Saling Tuding dan Bongkar Data di Kasus Lahan Bupati Tanggamus vs John Morin

Kamis, 18 Juni 2026 - 08:09 WIB

Anak Perusahaan PT Paramount Buka Suara Soal Polemik Transaksi Lahan Exit Tol dengan John Morin

Rabu, 17 Juni 2026 - 05:47 WIB

Bantah Terlibat Kasus Lahan di Tangerang, Kuasa Hukum Bupati Tanggamus Siapkan Somasi!

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:16 WIB

Diduga Tipu Jual Beli Tanah Exit Tol di Tangerang, Bupati Tanggamus Dilaporkan ke Mabes Polri

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:41 WIB

Dituduh Lakukan Penipuan, Bupati Tanggamus Dilaporkan ke Bareskrim, Kubu Soni Siap Bongkar Bukti Transaksi!

Berita Terbaru