Diduga Peras Warga Hingga Jutaan Rupiah, Kapolres Pesisir Barat Didesak Tindak Oknum Polantas

- Editor

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Pesisir Barat – Jagat media sosial di wilayah Kabupaten Pesisir Barat tengah diramaikan oleh keluhan beruntun dari masyarakat terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh seorang oknum polisi lalu lintas (Polantas) bernama Munari.

Warga yang merasa resah mendesak pihak Kepolisian Resor (Polres) setempat untuk segera mengambil tindakan tegas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berdasarkan tangkapan layar dari berbagai grup komunitas Facebook lokal, warga menuding oknum tersebut kerap menjadikan pelanggaran lalu lintas sebagai dalih untuk meminta sejumlah uang dengan nominal yang memberatkan.

​Dalam sebuah unggahan yang beredar di grup “Postingan Oposisi Pro”, masyarakat mengeluhkan tindakan oknum tersebut yang diduga melakukan pungli hingga mencapai jutaan rupiah.

Unggahan yang ditujukan kepada Kapolres Pesisir Barat tersebut juga menyoroti rekam jejak sang oknum, di mana disebutkan bahwa Munari pernah viral pada tahun 2024 atas kasus serupa namun kini kembali ditugaskan di kesatuan lalu lintas dan diduga mengulangi perbuatannya.

Melalui unggahan itu, warga meminta agar oknum tersebut segera dimutasi ke kabupaten lain. Keluhan yang lebih spesifik datang dari unggahan akun Kancit Tan di grup Facebook Orang Krui ‘OKe’.

Unggahan tersebut menyebutkan, jika oknum bernama Munari kerap meresahkan anak sekolah dan para orang tua dengan dalih pengamanan lalu lintas pada jam berangkat atau pulang sekolah.

​Menurut keterangan dalam unggahan tersebut, penindakan terhadap pengendara yang tidak menggunakan helm diduga dilakukan secara tebang pilih.

Lebih lanjut, akun tersebut mengklaim bahwa warga diminta membayar tebusan sebesar Rp500 ribu hingga Rp2 juta untuk mengambil kembali sepeda motor yang ditahan.

“Pagi atau pas pulang sekolah, siapa yang enggak pakek helem ditangkap, tapi tidak semua ya pilih2,, dan motor harus nebus besar, diminta Rp2 juta paling kecil Rp500 ribu. Pertanyaan ya kenapa enggak semua?, pelanggaran yang lewat di beri sangsi, kenapa?,” jelas akun tersebut.

​Jejak digital juga menunjukkan bahwa kemarahan warga terhadap oknum tersebut telah berlangsung selama beberapa waktu.

Pada tangkapan layar dari grup “Berita seputar Krui pesisir barat”, terdapat sejumlah unggahan dari akun Jian Erishi pada bulan Maret 2025 yang secara terang-terangan menyindir dan mengecam Munari.

​Salah satu unggahan pada tanggal 3 Maret 2025 bahkan secara spesifik menyebut oknum tersebut dengan julukan polantas rakus.

Tak hanya berenti disitu, oknum polantas yang bernama Joni S, juga melakukan tindakan yang sama. “Anda jangan menindas rakyat seperti Munari, atau anda mau menerima akibatnya,” tulis akun Jian Erishi.

Selain itu, terdapat pula unggahan peringatan kepada oknum polantas lainnya agar tidak menindas rakyat seperti yang diduga dilakukan oleh Munari.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan atau klarifikasi resmi dari pihak Polres Pesisir Barat terkait kebenaran tudingan warga yang beredar luas di media sosial tersebut.

Masyarakat berharap agar aparat penegak hukum dapat merespons keluhan ini demi menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di wilayah Pesisir Barat. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Ultimatum Kapolres Way Kanan Sikat Bandar Besar Narkoba: Jangan Cuma Tangkap yang Kecil! 
Miris! Pelajar SMK Nyambi Jadi Kurir Sabu, Polres Metro Gulung Sindikat Narkoba Lintas Kabupaten
Polisi Limpahkan Tersangka Pembunuhan Agnes Wulandari ke Kejari Pringsewu, Suami yang Bunuh Istri Siri
Gebrakan Awal! Baru Menjabat, Kapolresta Bandar Lampung Langsung Sidak Senpi Anggota
Cetak Sejarah! 285 Jenazah Disucikan dalam Ngaben Massal di Balinuraga Lamsel
Wow! Jumlah Pengangguran di Lampung Naik di 2026, Lulusan Perguruan Tinggi Penyumbang Terbanyak!
Beraksi di 8 TKP, Polisi Ringkus Komplotan Spesialis Curanmor di Candipuro
Kocak! Kecapekan Bobol Rumah, Maling di Pringsewu Malah Numpang Tidur Pulas di Kasur Korban
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:28 WIB

Diduga Peras Warga Hingga Jutaan Rupiah, Kapolres Pesisir Barat Didesak Tindak Oknum Polantas

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:56 WIB

DPRD Ultimatum Kapolres Way Kanan Sikat Bandar Besar Narkoba: Jangan Cuma Tangkap yang Kecil! 

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Miris! Pelajar SMK Nyambi Jadi Kurir Sabu, Polres Metro Gulung Sindikat Narkoba Lintas Kabupaten

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Gebrakan Awal! Baru Menjabat, Kapolresta Bandar Lampung Langsung Sidak Senpi Anggota

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Cetak Sejarah! 285 Jenazah Disucikan dalam Ngaben Massal di Balinuraga Lamsel

Berita Terbaru