Prabowo Soal Pasca Bencana: Saya Tidak Punya Tongkat Nabi Musa, Tapi Kami Bekerja Keras

- Editor

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Aceh – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana di Aceh.

Namun, di tengah tingginya harapan publik akan normalisasi keadaan, Kepala Negara meminta masyarakat untuk tetap realistis mengingat beratnya tantangan medan fisik di lapangan. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam tinjauannya ke lokasi bencana, Presiden menyampaikan pesan lugas terkait estimasi waktu perbaikan, khususnya sektor kelistrikan yang mengalami kerusakan cukup parah.

Ia menargetkan perbaikan dapat rampung dalam kurun waktu satu minggu, namun menekankan bahwa faktor alam menjadi kendala utama yang tidak bisa dikesampingkan.

​”Mungkin satu minggu, mudah-mudahan ya. Tapi jangan kita terlalu berharap semua bisa sekejap,” ujar Prabowo di hadapan awak media.

​Dengan gaya retorika khasnya, Presiden menggunakan metafora untuk menggambarkan bahwa tidak ada solusi instan dalam penanganan bencana skala besar ini.

“Saya sudah katakan berkali-kali, saya tidak punya tongkat Nabi Musa. Tapi semua bekerja keras,” tegasnya.

Pernyataan ini menyiratkan, bahwa meski pemerintah tidak memiliki kekuatan ajaib untuk memulihkan keadaan dalam sekejap mata, seluruh mesin birokrasi dan aparat telah dikerahkan secara maksimal.

Tantangan Medan dan Pembukaan Isolasi

​Presiden mengakui adanya keterlambatan dalam pemulihan pasokan listrik. Kondisi geografis yang ekstrem dan sisa-sisa banjir membuat akses menuju menara-menara listrik menjadi sangat berbahaya dan sulit ditembus teknisi. Kabel-kabel belum sepenuhnya dapat tersambung karena faktor keamanan dan aksesibilitas.

​Meski demikian, Prabowo melaporkan progres signifikan dalam pembukaan akses jalan dan jembatan. Wilayah-wilayah yang sebelumnya terisolasi total, seperti Takengon dan Bener Meriah, kini mulai terbuka kembali.

“Di tempat yang paling terisolasi, Takengon, kita kerja keras terus untuk membuka jalan. Bener Meriah juga jembatan sudah berfungsi,” ungkap Presiden.

Ia juga menambahkan bahwa jalur penghubung ke Aceh Tamiang dipastikan sudah tembus, yang diharapkan dapat memperlancar arus logistik bantuan.

​Di luar masalah infrastruktur, Presiden memastikan aspek kemanusiaan tertangani dengan baik. Setelah melakukan pengecekan langsung ke titik-titik pengungsian, Prabowo menyatakan kondisi para korban relatif baik dengan suplai pangan yang mencukupi.

​”Saya cek semua ke tempat pengungsi, kondisi mereka baik, pelayanan kepada mereka baik, suplai pangan cukup,” lapornya.

Menutup keterangannya, Presiden memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh petugas di lapangan, yakni TNI, Polri, dan relawan, yang dinilainya telah bekerja luar biasa dalam situasi darurat ini.

Pemerintah berjanji akan terus memantau perkembangan harian hingga kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Aceh kembali pulih sepenuhnya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kepala BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG akibat Masalah Higienitas
Tolak Teks Resmi Demi Pidato Spontan, Gaya Komunikasi Prabowo di Harlah PKB Tuai Sorotan
Temui Zulhas, Bupati Saleh Dorong Dukungan Pusat untuk Swasembada Pangan di Tanggamus
Tak Lagi Jual Mentah, Ini Rencana Besar Gubernur Mirza untuk Petani Lampung
Jajaki Peluang Beasiswa dan Investasi, Bupati Tanggamus Temui Direktur YEE Turki
Masyarakat Masih Bingung Fungsi Koperasi Desa? Ini Jawaban Menohok Gubernur Lampung!
Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Sebagai Kepala BGN
Nanik S Deyang Akui Stres dan Trauma Urus Dana MBG Hingga Alami Sakit Jantung
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 12:11 WIB

Kepala BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG akibat Masalah Higienitas

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:39 WIB

Tolak Teks Resmi Demi Pidato Spontan, Gaya Komunikasi Prabowo di Harlah PKB Tuai Sorotan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:45 WIB

Temui Zulhas, Bupati Saleh Dorong Dukungan Pusat untuk Swasembada Pangan di Tanggamus

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:37 WIB

Tak Lagi Jual Mentah, Ini Rencana Besar Gubernur Mirza untuk Petani Lampung

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:55 WIB

Jajaki Peluang Beasiswa dan Investasi, Bupati Tanggamus Temui Direktur YEE Turki

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Kepala BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG akibat Masalah Higienitas

Senin, 27 Jul 2026 - 12:11 WIB