Purbaya Pastikan Dana Bencana Aman: Efisiensi Rp60 Triliun, Pangkas Rapat-rapat Gak Jelas!

- Editor

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Ditengah sorotan publik mengenai kesiapan fiskal negara dalam menghadapi situasi darurat, Purbaya Yudhi memberikan jaminan tegas terkait ketersediaan anggaran penanggulangan bencana.   

Dalam keterangannya kepada awak media, Purbaya menekankan bahwa pos anggaran untuk bencana alam dipastikan aman dan tersedia setiap tahunnya dengan alokasi rutin sekitar Rp 5 triliun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, poin krusial yang ia sampaikan bukan sekadar ketersediaan dana, melainkan strategi pemerintah dalam menciptakan ruang fiskal baru melalui efisiensi belanja birokrasi yang agresif.

​Purbaya mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penyisiran mendalam (budget combing) terhadap postur anggaran mendatang. Dari proses tersebut, ditemukan potensi penghematan yang fantastis, yakni mencapai angka Rp 60 triliun.

Ia menegaskan narasi yang sering disalahartikan publik; langkah ini bukanlah pemotongan anggaran yang membabi buta, melainkan efisiensi yang terukur. Target utamanya adalah kegiatan-kegiatan birokrasi yang dinilai tidak memiliki output jelas.

“Untuk kegiatan-kegiatan yang tidak terlalu berguna, kayak rapat-rapat nggak jelas, itu segala macam (dikurangi). Jadi kita bukan potong anggaran ya, efisiensi kan,” ujar Purbaya.

Lebih jauh, Purbaya menjelaskan adanya perubahan paradigma dalam pengelolaan anggaran negara dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ia mengakui bahwa di masa lalu, strategi penghematan sering kali terjebak pada metode asal potong yang berisiko mengganggu kinerja.

Kali ini, penyisiran dilakukan segera setelah APBN diselesaikan untuk memastikan setiap rupiah dibelanjakan untuk kegiatan produktif.

​”Kita nggak mau mengulangi lagi seperti tahun lalu, di mana kita potong aja, asal potong. Begitu APBN selesai, kita sisir semuanya,” tambahnya.

Cadangan Dana yang Mumpuni

Hasil dari efisiensi kegiatan non-esensial tersebut, menurut Purbaya, secara otomatis mempertebal bantalan fiskal negara.

Dengan ditemukannya ruang efisiensi sebesar Rp 60 triliun, pemerintah memiliki cadangan dana yang lebih dari cukup untuk menghadapi ketidakpastian, termasuk risiko bencana, tanpa perlu mengganggu pos anggaran strategis lainnya.

“Jadi nggak usah terlalu khawatir. Anggarannya ada. Bukan dari pemotongan anggaran, tapi dari mengurangi kegiatan-kegiatan yang nggak jelas,” tutup Purbaya, memberikan sinyal optimisme terhadap tata kelola keuangan negara yang lebih pruden dan tepat sasaran. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dewan Pers Kritik Pernyataan Prabowo soal ‘Londo Ireng’: Presiden Alergi Kritik
Tekan Angka Kriminalitas, Gubernur Jabar KDM Gelar Sayembara Tangkap Begal Berhadiah Rp50 Juta
Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Ini Kolaborasi PWI dan Menko Pangan Zulhas
Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris di Ciamis dan Bandar Lampung Terkait Propaganda Medsos
Buntut Ucapan “Lu Punya Otak Nggak?”, Hotman Paris Minta Maaf ke Wartawan
Forum Pemred Kecam Sikap Arogan Hotman Paris terhadap Wartawan
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Desak Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Viral! Pengasuh Ponpes di Jepara Sebut Program MBG Haram! 
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:49 WIB

Dewan Pers Kritik Pernyataan Prabowo soal ‘Londo Ireng’: Presiden Alergi Kritik

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:49 WIB

Tekan Angka Kriminalitas, Gubernur Jabar KDM Gelar Sayembara Tangkap Begal Berhadiah Rp50 Juta

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:10 WIB

Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Ini Kolaborasi PWI dan Menko Pangan Zulhas

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:14 WIB

Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris di Ciamis dan Bandar Lampung Terkait Propaganda Medsos

Senin, 20 Juli 2026 - 06:48 WIB

Buntut Ucapan “Lu Punya Otak Nggak?”, Hotman Paris Minta Maaf ke Wartawan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Kepala BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG akibat Masalah Higienitas

Senin, 27 Jul 2026 - 12:11 WIB