Caption : ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Rutinitas sore hari Firdaus (45) yang semula hanya berniat mencari pakan ternak, berujung pada penemuan mengejutkan yang berpotensi membahayakan nyawa. Di sebuah lahan kosong di perbatasan Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (20/11).
Warga Dusun Batu Serampok, Kelurahan Srengsem ini menemukan timbunan munisi aktif berbagai kaliber yang terkubur di antara semak belukar. Penemuan ini menjadi bukti vital betapa tingginya kewaspadaan masyarakat akar rumput dan cepatnya respons aparat kewilayahan dalam menjaga stabilitas keamanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Total 61 butir munisi, sebagian besar dalam kondisi aktif, berhasil diamankan berkat sinergi antara warga dan Bintara Pembina Desa (Babinsa).
Peristiwa bermula ketika Firdaus tengah membabat rumput di kawasan Dusun Mataram, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, tepat di sisi Jalan Lintas Sumatera.
Mata pencahariannya sebagai buruh membawanya ke lokasi tersebut untuk mencari pakan kambing. Namun, ayunan sabitnya terhenti ketika ia melihat benda asing yang menyembul dari tanah.
“Saat membabat rumput, saya melihat sesuatu yang mencurigakan tertanam. Rasa penasaran membuat saya menggali dan mengambilnya. Ternyata, itu adalah sejumlah peluru lengkap dengan kelongsongnya,” ungkap Firdaus menceritakan detik-detik penemuan tersebut.
Alih-alih bertindak gegabah dengan membuang atau memainkan benda mematikan itu, Firdaus menunjukkan kedewasaan berpikir. Ia segera menghubungi kakak kandungnya, Tomi, yang kemudian meneruskan informasi krusial ini kepada Sertu Romi Pakpahan, Babinsa setempat.
Tiba di lokasi, Sertu Romi Pakpahan segera mengamankan area dan melakukan evakuasi terhadap barang bukti. Hasil inventarisasi menunjukkan bahwa temuan ini bukan sekadar sisaan biasa. Terdapat munisi kaliber besar yang umumnya digunakan untuk senjata mesin berat.
Berikut rincian munisi yang diamankan dan kini berada di Markas Koramil 410-01/Panjang:
- Munisi Senapan Mesin Berat: 9 butir kaliber 12,7 mm (Aktif/Tajam).
- Munisi Senapan Serbu: 25 butir kaliber 7,62 mm (Aktif/Tajam) dan 5 butir kaliber 5,56 mm (Aktif/Tajam).
- Lain-lain: 6 butir kelongsong kaliber 5,56 mm (Hampa), 16 butir munisi kaliber 22 mm Ramset, serta 1 tabung CO2 untuk airsoft gun.
Apresiasi untuk Kewaspadaan Warga
Sertu Romi Pakpahan memberikan apresiasi tinggi atas langkah taktis yang diambil oleh Firdaus dan keluarganya. Menurutnya, keputusan untuk melapor dan tidak mengutak-atik munisi tersebut adalah tindakan penyelamatan yang nyata.
“Saya apresiasi kewaspadaan dan sikap bertanggung jawab Saudara Firdaus. Langkah mereka untuk tidak menyentuh lebih jauh atau memindahkan munisi secara sembarangan adalah tindakan yang sangat tepat,” tegas Sertu Romi.
Ia menambahkan, keberhasilan pengamanan ini menegaskan soliditas kemanunggalan TNI dan rakyat. Penemuan ini juga mencegah potensi penyalahgunaan munisi yang dapat mengganggu Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Barang bukti tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses pemusnahan sesuai prosedur militer yang berlaku.
“Kami mengimbau masyarakat, jangan pernah mengambil risiko. Jika menemukan benda mencurigakan menyerupai bahan peledak, segera lapor ke Babinsa atau kepolisian terdekat,” pungkasnya. (*)






