Caption : ist
Hariannarasi.com, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) merilis data mutakhir yang menggambarkan peta kekuatan tenaga pengajar di lembaga pendidikan Islam paling tradisional, yakni pondok pesantren.
Hingga 16 Oktober 2025, tercatat sebanyak 241.172 ustadz aktif membina santri di seluruh penjuru Tanah Air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Angka signifikan ini menjadi penanda vitalitas pendidikan agama di Indonesia, di mana para ustadz (sebutan bagi guru atau pengajar) memegang peran sentral.
Mereka adalah motor penggerak proses pembelajaran dan pembinaan karakter di 42.391 pondok pesantren yang tersebar merata di berbagai provinsi.
Namun, Kemenag memberi catatan penting: data tersebut baru mencakup pengajar yang berada di lingkungan pondok pesantren. Jumlah riil tenaga pendidik agama, atau ustadz secara keseluruhan, diperkirakan jauh lebih besar.
Ini mengingat bahwa basis data tersebut belum memasukkan ribuan pengajar di institusi pendidikan Islam lainnya.
Sebut saja Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang biasa diselenggarakan di masjid atau musala, madrasah (sekolah agama), hingga Ma’had Aly (perguruan tinggi berbasis pesantren).
Dengan demikian, meskipun data ini memberikan gambararan persebaran tenaga pengajar di pesantren, panorama lengkap mengenai jumlah ustadz di Indonesia masih menunggu pendataan yang lebih komprehensif.
Realitasnya, ratusan ribu lagi ustadz bekerja di luar struktur pesantren formal, menegaskan posisi krusial mereka dalam menopang pilar pendidikan agama bangsa. (*)






