Caption : Ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Sebanyak 296.167 warga Provinsi Lampung tercatat bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI), jumlah tersebut menjadikan Lampung sebagai provinsi pengirim PMI terbesar kelima di Indonesia.
Berdasarkan data yang ada, penyumbang PMI terbanyak berasal dari Kabupaten Lampung Timur, adapun negara tujuan penempatan tertinggi bagi para pekerja asal Lampung tersebut adalah Taiwan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, dari segi jenis pekerjaan, sektor informal seperti asisten rumah tangga (ART) masih mendominasi bursa kerja yang diminati atau tersedia.
Menanggapi dinamika global, khususnya memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung, Agus Nompitu, memastikan ratusan PMI asal Lampung yang berada di kawasan tersebut saat ini dalam kondisi aman.
Agus menegaskan, pihak pemerintah terus melakukan pemantauan intensif dan menerapkan kebijakan pembatasan penempatan di sejumlah wilayah tertentu. “Langkah ini diambil semata-mata demi menjamin keselamatan para pekerja migran,” ujarnya.
Di sisi lain, aspek perlindungan tenaga kerja masih menyisakan sejumlah catatan penting untuk perbaikan ke depan. Pemerintah hingga kini masih menerima ribuan pengaduan dari para PMI.
Kasus yang dilaporkan beragam, mulai dari masalah hak gaji yang tidak dibayarkan oleh majikan, hingga kasus calon pekerja yang gagal diberangkatkan oleh agen penyalur. (*)






