Desak Program MBG Dihentikan, Ratusan Mahasiswa Demo di Kemendiktisaintek

- Editor

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Jakarta – Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Jakarta menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Jakarta, pada Senin (4/5/2026). 

Massa mendesak pemerintah untuk segera menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena dinilai telah memotong alokasi dana pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Massa aksi tersebut tergabung dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Indonesia (UI), Universitas Nasional (Unas), Universitas Pancasila, Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, serta aliansi Cipayung Plus.

​Dalam orasinya, para mahasiswa menyoroti pemotongan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN yang dialihkan untuk membiayai proyek MBG. Mereka menilai kebijakan tersebut telah menggeser fokus utama dari program pendidikan nasional.

​”Anggaran 20 persen APBN untuk pendidikan dipotong untuk MBG yang tidak jelas arahnya. Tujuan dari pendidikan adalah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, tapi malah dicekoki MBG,” ujar Anggota Himpunan Mahasiswa Hukum Universitas Nasional, Bili Kurnia, dari atas mobil komando.

Selain berorasi, desakan penolakan juga disuarakan melalui sejumlah poster yang dibawa oleh massa aksi, khususnya dari mahasiswa UI.

Poster-poster tersebut berisi sindiran terkait pemborosan anggaran negara, seperti tulisan “Bayar SPPG mampu, bayar guru tidak mampu” dan “Pendidikan dirampas, MBG oke gas!”.

Bili juga menambahkan kekhawatirannya bahwa program ini berpotensi menjadi alat pemerintah untuk mengkooptasi masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, massa aksi terus bertambah meski cuaca di lokasi mulai diguyur hujan rintik.

Para mahasiswa menyatakan akan terus bertahan untuk menuntut audiensi langsung dengan Menteri atau Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terkait tuntutan mereka. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Siswa SMAN 2 Menggala Diduga Dikeroyok Hingga Patah Tangan, Keluarga Tuntut Tanggung Jawab Sekolah
Cek Daftarnya! Ratusan SMA dan SMK di Lampung Bakal Direvitalisasi
Bertahun-tahun Mengabdi, Nama 29 Guru Honorer Metro Malah Lenyap dari Sistem Dapodik!
Gandeng Polda Lampung, Universitas Saburai Resmi Dirikan Pusat Studi Kepolisian
Gubernur Lampung Buka Sekolah Rakyat! Akses Pendidikan, Asrama, hingga Makan Bergizi Sepenuhnya Gratis!
Viral Video Perundungan Siswi SD di Lampung Timur, Korban Alami Luka dan Trauma Psikis
Dua Pelajar asal Lamsel Lolos Paskibraka Nasional 2026, Wagub Jihan Titip Nama Baik Daerah
Fenomena Langka di Bandar Lampung! Sepi Peminat, Sekolah Ini Hanya Terima 2 Murid Baru!
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Siswa SMAN 2 Menggala Diduga Dikeroyok Hingga Patah Tangan, Keluarga Tuntut Tanggung Jawab Sekolah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Cek Daftarnya! Ratusan SMA dan SMK di Lampung Bakal Direvitalisasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Bertahun-tahun Mengabdi, Nama 29 Guru Honorer Metro Malah Lenyap dari Sistem Dapodik!

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:31 WIB

Gandeng Polda Lampung, Universitas Saburai Resmi Dirikan Pusat Studi Kepolisian

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Gubernur Lampung Buka Sekolah Rakyat! Akses Pendidikan, Asrama, hingga Makan Bergizi Sepenuhnya Gratis!

Berita Terbaru