Hutang Negara Makin Membengkak, Cicilan Sampai Seribu Triliun Tiap Tahun!

- Editor

Senin, 22 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla, Berbicara Pemerataan Pembangunan dan Ekonomi di Acara Milad PKS di Istora Senayan, Jakarta.

Hariannarasi.com, Jakarta – Pemerintahan Jokowi saat ini tengah mengejar pembangunan infrastruktur, tak ayal membuat negara terus berhutang demi memenuhi anggaran pembangunan infrastruktur tersebut.

Mantan Wakil Presiden (Wapres) Indonesia Jusuf Kalla (JK) menjelaskan saat ini hutang Pemerintahan Jokowi mencapai 7.879 triliun tertinggi dalam sejarah Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pak AHY tadi mengatakan kepada saya, bahwa hutang Pemerintahan Jokowi saat ini sangat besar sekali, Pemerintah harus membayar tagihan cicilan hutang mencapai seribu triliun lebih pertahun,” jelas JK dalam acara Milad ke 21 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Istora Senayan, Jakarta.

Ia menambahkan, jika masalah ini terus berlanjut maka kemungkinan besar pemerintah akan mengalami masalah besar, sehingga dirinya berharap kedepannya tidak terjadi lagi.

Bahkan, untuk kedepan, jika masalah ekonomi Negara tidak cepat diselesaikan akan menimbulkan konflik sosial. Yakni kesenjangan sosial ekonomi antara masyarakat kelas atas dan bawah.

“Jangan sampai ada konflik sosial seperti di masa lalu, harus ada penyelesaian sehingga pembangunan bisa merata dan dapat dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Diketahui, saat ini per Maret 2023 hutang Pemerintahan Jokowi mencapai Rp 7.879,07 triliun, data ini berdasarkan Kemenkeu dan merupakan rasio hutang terbesar yakni mencapai 39.37 persen dari produk domestik bruto (PDB). (red)
Facebook Comments Box

Berita Terkait

PDIP-PKS Kompak Dorong Pemakzulan Gibran, Gerindra Nekat Pasang Badan?
MA Nyatakan Suket Gibran Tidak Sah, PKB: Ini Jadi Dasar Hukum Kami di DPR
Gubes IPDN: Prabowo Tak Punya Kapasitas Pimpin Pemerintah, Masalahnya Lebih Panjang dari Umurnya Sendiri!
MPR RI Sosialisasikan 4 Pilar di PWI Lampung, Soroti Peran Pers dan Ancaman Politik Uang! 
Kena Mental Isu Nepotisme, Dua Anak Menhaj Irfan Yusuf Mengundurkan Diri
Soal Penataan Pasar Modern, Wabup Tanggamus Ultimatum Pedagang, Beri Waktu Hingga 27 Oktober!
Survei SMRC: Salip Prabowo dan AHY, Gibran Unggul 29,7 Persen dalam Simulasi Tiga Capres 
Jarkot Minta Mendagri Copot ASN Kembaran Wali Kota Bandar Lampung, Buntut Dugaan Berkas Palsu
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:46 WIB

PDIP-PKS Kompak Dorong Pemakzulan Gibran, Gerindra Nekat Pasang Badan?

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:06 WIB

MA Nyatakan Suket Gibran Tidak Sah, PKB: Ini Jadi Dasar Hukum Kami di DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Gubes IPDN: Prabowo Tak Punya Kapasitas Pimpin Pemerintah, Masalahnya Lebih Panjang dari Umurnya Sendiri!

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:52 WIB

MPR RI Sosialisasikan 4 Pilar di PWI Lampung, Soroti Peran Pers dan Ancaman Politik Uang! 

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:44 WIB

Kena Mental Isu Nepotisme, Dua Anak Menhaj Irfan Yusuf Mengundurkan Diri

Berita Terbaru