Komang Koheri Resmi Dilantik Jadi Bupati Lampung Tengah, Ini Pesan Gubernur Mirza!

- Editor

Selasa, 3 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal melantik dan mengambil sumpah jabatan I Komang Koheri sebagai Bupati Lampung Tengah definitif untuk sisa masa jabatan 2025-2030, Selasa (3/11/2026).

Pelantikan berlangsung di Balai Keratun Lantai III, Kantor Pemerintah Provinsi Lampung, Bandar Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-3370 Tahun 2026 tanggal 28 Oktober 2026 tentang Pengesahan Pengangkatan Bupati dan Pengesahan Pemberhentian Wakil Bupati Lampung Tengah.

Komang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Lampung Tengah, kemudian menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati sejak 12 Desember 2025 menggantikan Ardito Wijaya.

Pelantikan definitif ini merupakan tindak lanjut dari proses pemberhentian bupati sebelumnya berdasarkan keputusan yang telah berkekuatan hukum tetap, serta usulan DPRD Kabupaten Lampung Tengah sesuai ketentuan perundang-undangan.

Arahan Gubernur Lampung

Usai dilantik, Komang langsung mendapat sejumlah arahan dari Gubernur Mirza. Gubernur menegaskan jabatan kepala daerah bukan sekadar posisi pemerintahan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Gubernur menitipkan tiga pesan utama. Pertama, membina aparatur yang profesional dan berorientasi pada pelayanan dengan menjunjung tinggi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, menerapkan sistem merit, menjaga netralitas ASN, serta menegakkan disiplin dan profesionalisme birokrasi.

Kedua, menjaga integritas dan menjauhi segala bentuk penyimpangan. Ketiga, hadir langsung di tengah masyarakat dengan mendengarkan aspirasi hingga tingkat kampung.

“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama dalam kita mengemban amanah. Jaga dan kuatkan kepercayaan itu. Masyarakat hari ini, khususnya masyarakat Lampung Tengah, membutuhkan pemimpin yang kompak dengan seluruh jajaran pemerintah daerah dan bekerja dalam satu arah,” tegas Mirza.

“Turun ke lapangan. Dengarkan aspirasi masyarakat sampai ke tingkatan kampung. Dari sanalah akan lahir kebijakan-kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya.

Lumbung Pangan dan Hilirisasi

Salah satu pekerjaan besar yang secara khusus disoroti Gubernur adalah menjaga posisi Lampung Tengah sebagai daerah penopang ketahanan pangan di Provinsi Lampung. Gubernur menyebut produksi padi Lampung mencapai 3,25 juta ton pada 2025.

Lampung Tengah diminta menjaga produktivitas pertanian, memastikan ketersediaan irigasi dan pupuk, serta menjamin hasil panen petani terserap dengan harga yang layak.

Peningkatan produksi saja dinilai belum cukup, pemerintah daerah juga harus memastikan petani memperoleh nilai tambah melalui pengembangan industri pengolahan dan hilirisasi komoditas.

“Kita tidak ingin petani gabah di Lampung Tengah menanam padi, menjual keluar daerah, kemudian membeli lagi berasnya dari luar Lampung Tengah. Kita tidak ingin petani Lampung Tengah menanam jagung, tetapi membeli pakannya dari luar. Kita harus fokus mendukung swasembada pangan agar kita berdaulat,” ujar Gubernur.

Gubernur juga meminta Pemkab Lampung Tengah memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan baik, dengan bahan baku dibeli dari petani, peternak, dan UMKM lokal.

Selain itu, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diminta benar-benar beroperasi, bukan sekadar papan nama, agar mampu menyerap hasil panen dan menjadi mitra UMKM.

Di sektor pelayanan dasar, Komang juga diminta mendukung Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Sekolah Rakyat agar anak-anak dari keluarga kurang mampu memperoleh akses pendidikan yang layak.

Jalan Mulus Berdikari Jadi Prioritas

Usai resmi dilantik, Komang menegaskan komitmennya melanjutkan pembangunan daerah. Salah satu program prioritas yang akan didorong adalah Jalan Mulus Berdikari untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan memperlancar distribusi hasil pertanian.

BERDIKARI merupakan singkatan dari BERhasil DIbangun KomAng KoheRI. Program yang direncanakan untuk Tahun Anggaran 2027 ini digagas sebagai upaya mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dan menangani kerusakan jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“Tahun 2027, kita akan memprioritaskan pembangunan jalan rabat beton di kecamatan-kecamatan sesuai kebutuhan dan skala prioritas. Kita ingin pembangunan ini benar-benar dirasakan masyarakat, dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi, ketahanan jalan, dan efisiensi anggaran,” ujar Komang Koheri.

Komang menegaskan penentuan prioritas akan dilakukan berdasarkan kondisi kerusakan, kebutuhan masyarakat, serta peran jalan dalam menunjang aktivitas sosial dan ekonomi. Ia menyebut jalan yang baik memiliki hubungan erat dengan kelancaran distribusi hasil pertanian di Lampung Tengah.

“Kalau akses jalan semakin baik, petani akan lebih mudah membawa hasil panennya ke tempat penjualan. Distribusi barang menjadi lebih lancar, biaya perjalanan dapat ditekan, dan aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan semakin berkembang,” jelasnya.

Selain infrastruktur, Komang juga memberi perhatian pada sektor pendidikan dan sosial. Ia menyebut pengalaman selama 15 tahun sebagai wakil rakyat dan politikus yang membantu masyarakat di bidang sosial maupun agama menjadi bekal dalam menjalankan pemerintahan.

Dalam kesempatan yang sama, Ni Ketut Dewi Nadi juga dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Tim Pembina Posyandu, dan Ketua Dekranasda Kabupaten Lampung Tengah. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Cegah Bansos Salah Sasaran! Pemprov Lampung Integrasikan Data 9,3 Juta Warga Lewat IKD
Siap Siap, Kepala Daerah Paling Jago Urus MBG Bakal Diguyur Rp3 Miliar, Total Insentif Rp1 Triliun!
Jabar Didera Tekanan Fiskal, Rp3,4 Triliun Melayang, KDM Tunda Bayar Proyek!
Ancaman Serangan Siber Mengintai! Pemprov Lampung ‘Kunci’ Layanan Elektronik Sementara
Impor Distop, Mentan Amran Klaim Harga Singkong Melejit Rp3 Ribu, Petani Pringsewu Panen Cuan?
Kemenag Gagas Gerakan ASN Bersarung dan Berpeci Sepekan Sekali
Diguyur Rp600 Miliar, Ini 19 Ruas Jalan di Provinsi Lampung yang Bakal Disulap Mulus!
APBD Lampung 2027 Tembus Rp7,2 Triliunan, DPRD Tuntut Perbaikan Jalan hingga Lunasi Utang!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:09 WIB

Komang Koheri Resmi Dilantik Jadi Bupati Lampung Tengah, Ini Pesan Gubernur Mirza!

Senin, 2 November 2026 - 15:02 WIB

Cegah Bansos Salah Sasaran! Pemprov Lampung Integrasikan Data 9,3 Juta Warga Lewat IKD

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Siap Siap, Kepala Daerah Paling Jago Urus MBG Bakal Diguyur Rp3 Miliar, Total Insentif Rp1 Triliun!

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Jabar Didera Tekanan Fiskal, Rp3,4 Triliun Melayang, KDM Tunda Bayar Proyek!

Senin, 26 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Ancaman Serangan Siber Mengintai! Pemprov Lampung ‘Kunci’ Layanan Elektronik Sementara

Berita Terbaru

NASIONAL

BGN Suspend 6.097 Dapur MBG, Ini Penyebabnya! 

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:22 WIB