Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Tanggamus – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanggamus, M. Rangga Putra Hakim, meninjau langsung proyek pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Pekon Talagening dan Pekon Tanjung Agung, Kecamatan Kotaagung Barat, Selasa (3/11/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk mengawal dan memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut berjalan sesuai target.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rangga menyatakan, turun langsung ke lapangan merupakan langkah wajib untuk melihat kondisi riil pengerjaan, meski sebelumnya ia telah menerima laporan progres secara lisan.
”Ini program prioritas presiden. Turun langsung ke lapangan sangat penting dilakukan agar kita tahu persis sejauh mana progres dan apa saja kendala yang dihadapi di bawah, sehingga KNMP bisa segera beroperasi,” kata pria yang akrab disapa Iyai Rangga tersebut.
Ketua DPC Partai Gerindra Tanggamus ini mengungkapkan, progres pembangunan KNMP di Talagening dan Tanjung Agung saat ini telah mencapai 30 persen.
Ia secara khusus mengingatkan pihak pelaksana agar tidak mengabaikan kualitas bangunan hanya demi mengejar target waktu penyelesaian.
Menurutnya, pengawasan ini akan terus ia lakukan hingga proyek rampung, mengingat keberadaan KNMP dirancang untuk menjadi pusat ekonomi baru yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir Tanggamus.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perikanan Tanggamus, Darma Setiawan, menjelaskan bahwa terdapat total sembilan titik pembangunan KNMP di Kabupaten Tanggamus.
Satu lokasi, yakni di Pekon Tegineneng, Kecamatan Limau, telah selesai dibangun, sementara delapan lainnya masih dalam proses pengerjaan.
Delapan titik yang sedang berjalan meliputi wilayah Pekon Karang Anyar (Kecamatan Wonosobo), Pekon Way Nipah, Tanjungan, Karang Brak, dan Betung (Kecamatan Pematang Sawa), Pekon Penyandingan (Kecamatan Kelumbayan), serta Pekon Talagening dan Tanjung Agung (Kecamatan Kotaagung Barat).
Terkait proses pengerjaan, Darma menyebut akses jalan bagi alat berat menjadi kendala utama di lapangan.
”Solusinya saat ini adalah menyusuri pantai dan membuka badan jalan. Untuk titik di wilayah seberang laut, kemungkinan akan banyak melibatkan tenaga manusia karena membawa alat berat ke sana tidak memungkinkan,” jelas Darma.
Turut hadir mendampingi tinjauan tersebut Camat Kotaagung Barat Syarif, Ketua Asosiasi Pengusaha Konstruksi Indonesia (Aspekindo) Rio Gunawan, para Kepala Pekon setempat, serta jajaran pengurus DPC Gerindra Tanggamus yakni Sekretaris Torifki Arisando dan Bendahara Diki Fauzi. (*)






