Disegel! DLH Hentikan Proyek Angkasa Land, Gunung Kucing Terancam Longsor dan Banjir

- Editor

Selasa, 3 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung menghentikan sementara aktivitas pembukaan lahan untuk pembangunan perumahan Angkasa Land di kawasan Gunung Kucing, Bandar Lampung.

Penghentian dilakukan pada Senin (2/11) sekitar pukul 17.00 WIB di lokasi pembangunan milik PT Adhikari Jaya Daksa, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura, Bandar Lampung, setelah ditemukan sejumlah persoalan lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PPKLH) DLH Provinsi Lampung, Wawan Sah, mengatakan tindakan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan dan pengaduan masyarakat terkait aktivitas pengerukan dan pengurukan kaki Gunung Kucing.

Menurut Wawan, laporan masyarakat disampaikan melalui surat, foto, video, hingga pemberitaan sejumlah media.

“Kita sudah pernah sekali melakukan verifikasi lapangan pada tanggal 26 Oktober. Pada tanggal 27 Oktober pun pihak manajemen kita minta untuk hadir ke kantor sesuai dengan kewenangannya,” kata Wawan, saat dikonfirmasi Lampung Geh, Selasa (3/11).

Ia menjelaskan, dalam pemeriksaan lapangan pada 2 November 2026 bersama Dinas ESDM Provinsi Lampung, Bidang 3 dan Bidang 4 DLH Provinsi Lampung, perwakilan masyarakat, serta media, pihaknya menemukan sejumlah persoalan.

Salah satunya, kegiatan pemotongan dan pengurukan tebing atau cut and fill yang curam tanpa dilengkapi bangunan pengaman tebing atau turap serta sistem drainase yang memadai.

Akibatnya, material tanah hasil pembukaan lahan terbawa aliran air hujan hingga ke badan Jalan Imam Bonjol.

Kondisi tersebut membuat jalan dipenuhi lumpur, licin, dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

Selain itu, ditemukan gangguan aliran air, pendangkalan saluran drainase lingkungan, serta debu akibat aktivitas pembukaan lahan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pastikan Tepat Sasaran, Wakil Ketua DPRD Tanggamus Awasi Langsung Pembangunan 9 Titik Kampung Nelayan
Jerat Leher Korban Hingga Pingsan, Pelaku Curas di Natar Diringkus Tekab 308
Dua Konflik Lahan Kepung Tulang Bawang: Bupati Tuba Kawal Kasus PT ILP, Danlanud Cabut 5 Patok di Bakung Udik
Gara-gara Mobil Rental Rp150 Juta, Yuhadi Laporkan Sesama Anggota DPRD Bandar Lampung ke Polda
Diduga Curi Motor Petani di Tanggamus, Pria Asal Pesawaran Babak Belur Dihakimi Massa
Curi Honda CRF Mahasiswa di Metro, Spesialis Curanmor Ditangkap Polisi di Lampung Timur, Pakai Sandal Gucci!
Setahun Jadi DPO, Buronan Curanmor Pringsewu Diciduk Polisi di Tanggamus
Modus Pinjam Mobil Buat Liburan ke Pantai, Tiga Pemuda di Lamsel Malah Gadaikan Mobil Tetangga
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, Wakil Ketua DPRD Tanggamus Awasi Langsung Pembangunan 9 Titik Kampung Nelayan

Selasa, 3 November 2026 - 09:04 WIB

Jerat Leher Korban Hingga Pingsan, Pelaku Curas di Natar Diringkus Tekab 308

Selasa, 3 November 2026 - 08:51 WIB

Disegel! DLH Hentikan Proyek Angkasa Land, Gunung Kucing Terancam Longsor dan Banjir

Senin, 2 November 2026 - 17:09 WIB

Gara-gara Mobil Rental Rp150 Juta, Yuhadi Laporkan Sesama Anggota DPRD Bandar Lampung ke Polda

Senin, 2 November 2026 - 15:39 WIB

Diduga Curi Motor Petani di Tanggamus, Pria Asal Pesawaran Babak Belur Dihakimi Massa

Berita Terbaru