Ekonomi Hanya Tumbuh 5 Persen Pertahun, Indonesia Disebut Takkan Jadi Negara Maju!

- Editor

Senin, 20 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati Saat Menyampaikan Rancangan Awal APBN 2025 Di Komplek Parlemen, Jakarta. (Dok. Screenshot YouTube TV Parlemen)

Hariannarasi.com, Jakarta – Pertumbuhan ekonomi hanya bergerak di kisaran angka 5 persen, hal ini membuktikan lambatnya pergerakan perekonomian ditengah masyarakat dan berbagai guncangan ekonomi didunia.

Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, bahwa seharusnya perekonomian Indonesia tumbuh di angka 6-8 persen pertahun. Mengingat target ditahun 2045 menjadi negara maju atau Indonesia Emas.

“Untuk menjadi negara maju sesuai visi Indonesia Emas 2045, tidak akan cukup jika ekonomi hanya tumbuh di angka 5 persen, harus diakselerasi dikisaran 6-8 persen pertahun,” kata Sri Mulyani saat membacakan Rancangan awal APBN 2025 di Gedung Senayan, Komplek DPR RI, Senin (20/5).

Sri menambahkan, bahwa dibutuhkan akselarasi yang tinggi untuk mencapai tujuan. Ini mensyaratkan bahwa reformasi struktural dipercepat agar transformasi ekonomi dapat tercapai.

“Transformasi ekonomi yang stabil di 10 tahun terakhir harus terus dilakukan, berkesinambungan dan konsisten menjadi kunci menuju Indonesia Emas 2045,” jelasnya.

Mantan Bankir Dunia itu juga mengatakan bahwa untuk mewujudkan pertumbuhan yang tinggi dan inklusif, peningkatan kesejahteraan dan pemerataan antardaerah perlu ditopang APBN yang sehat, efesien dan kredibel.

Sri Mulyani menargetkan pertumbuhan ekonomi mulai 2025 sebesar 5,1%-5,5% untuk mencapai target pertumbuhan 6%-8%.

Ia memastikan terget pertumbuhan itu akan tercapai ditopang dengan terkendalinya inflasi, kelanjutan dan perluasan hilirisasi SDA, pengembangan industri kendaraan listrik, dan digitalisasi yang didukung oleh perbaikan iklim investasi dan kualitas SDM.

“Laju pertumbuhan ini diharapkan akan menjadi fondasi yang kuat untuk pertumbuhan yang lebih tinggi dalam beberapa tahun ke depan,” ungkapnya. (*)

Facebook Comments Box

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Karang Taruna Lampung dan OJK Luncurkan ‘Siger Taruna Preneur’, Targetkan Pembiayaan UMKM Rp30 Miliar
Bank Dunia Sebut Mayoritas Penduduk RI Miskin, Tembus 64,2 Persen, Kok Bisa Berbeda dengan Data BPS?
Dugaan Kredit Bermasalah Rp17,4 Triliun, Kejagung Didesak Periksa Dirut BRI
Prabowo Ungkap 8 Capaian Utama Reformasi BUMN: Tutup 290 Perusahaan, Laba tembus Rp326 triliun, Naik 75,3 Persen!
Gilak! Utang RI Tembus Rp 10.293 Triliun, Menkeu Malah Bandingkan dengan Singapura
Menkeu Purbaya Tambah Suntikan Dana SAL Rp 70 Triliun ke Himbara, BTN dan BSI Dapat Jatah
Luar Biasa! Defisit APBN Juni 2026 Capai Rp196,5 Triliun
Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah, Pemprov Lampung Susun Rencana Aksi 2027
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 10:33 WIB

Karang Taruna Lampung dan OJK Luncurkan ‘Siger Taruna Preneur’, Targetkan Pembiayaan UMKM Rp30 Miliar

Kamis, 3 September 2026 - 08:43 WIB

Bank Dunia Sebut Mayoritas Penduduk RI Miskin, Tembus 64,2 Persen, Kok Bisa Berbeda dengan Data BPS?

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Dugaan Kredit Bermasalah Rp17,4 Triliun, Kejagung Didesak Periksa Dirut BRI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Prabowo Ungkap 8 Capaian Utama Reformasi BUMN: Tutup 290 Perusahaan, Laba tembus Rp326 triliun, Naik 75,3 Persen!

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Gilak! Utang RI Tembus Rp 10.293 Triliun, Menkeu Malah Bandingkan dengan Singapura

Berita Terbaru