Dampak Raksasa Industri Ojol, Hasilkan PDB Rp565 Triliun!

- Editor

Selasa, 30 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengapresiasi kontribusi industri ojek online (ojol) yang telah menyerap jutaan tenaga kerja dan menyumbang hingga Rp 565 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Apresiasi tersebut disampaikan AHY dalam acara Peluncuran Gerakan Langkah Hijau Grab untuk Indonesia di Sasono Adiguno, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (29/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​AHY menyebut para mitra pengemudi ojol sebagai tulang punggung keluarga sekaligus penggerak roda ekonomi nasional.

Menurutnya, industri ojol tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga secara signifikan mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pemanfaatan ekosistem digital.

​Mengutip riset kolaborasi Paramadina Public Policy Institute (PPPI) dan INDEF, AHY memaparkan bahwa ekosistem ojol telah menyerap 2,91 juta tenaga kerja langsung. Lebih dari itu, industri ini juga turut menciptakan 2,62 juta pekerjaan turunan di sektor ekonomi digital.

​Selain dari sisi ekonomi, AHY juga menyoroti peran krusial industri ojol terhadap kelestarian lingkungan. Ia memaparkan adanya dilema di mana sektor transportasi darat merupakan penyumbang 80 persen emisi karbon dioksida (CO2).

​Karena itu, AHY menyambut baik inisiatif Grab Indonesia yang berupaya menekan emisi karbon melalui perluasan penggunaan kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV).

Hingga Mei 2026, Grab Indonesia tercatat telah mengoperasikan armada kendaraan listrik sebanyak 28 ribu unit, meningkat dua kali lipat dibandingkan akhir tahun 2025.

​”Pemerintah harus mengapresiasi langkah baik industri yang mau berbenah. Membangun ekonomi tidak boleh asal-asalan, kelestarian lingkungan dan bumi juga harus dijaga secara bersamaan demi generasi penerus,” tegas AHY menutup pidatonya. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dari Kios Kecil Kini Jadi Dua Ruko! Ini Kisah Inspiratif Pengusaha Bubur Tanjung Senang Berkat Suntikan Modal KUR BRI
Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Pemprov Lampung Dorong Optimalisasi KUR dan Literasi Keuangan
Presiden Prabowo Buka Munas HIPMI ke XVIII di Bandar Lampung, Tekankan Ekonomi Kerakyatan
Gubernur Mirza: Munas HIPMI di Lampung Bawa Energi Baru bagi Pengusaha Muda
Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter! Pertalite dan Biosolar?
Bukan Sekadar Lumbung Pangan, Lampung Bersiap Jadi Raksasa Energi Hijau Nasional!
Pangkas Puluhan Bank! OJK Resmi Setujui Merger 57 BPR Jadi 18 Bank
Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Masa di Level Rp18.000, Ini Biang Keroknya!
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:20 WIB

Dampak Raksasa Industri Ojol, Hasilkan PDB Rp565 Triliun!

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:26 WIB

Dari Kios Kecil Kini Jadi Dua Ruko! Ini Kisah Inspiratif Pengusaha Bubur Tanjung Senang Berkat Suntikan Modal KUR BRI

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:56 WIB

Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Pemprov Lampung Dorong Optimalisasi KUR dan Literasi Keuangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:58 WIB

Presiden Prabowo Buka Munas HIPMI ke XVIII di Bandar Lampung, Tekankan Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:59 WIB

Gubernur Mirza: Munas HIPMI di Lampung Bawa Energi Baru bagi Pengusaha Muda

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Tawuran Puluhan Remaja Pecah di Kota Karang Bandar Lampung, Warga Resah!

Selasa, 30 Jun 2026 - 17:31 WIB

EKONOMI

Dampak Raksasa Industri Ojol, Hasilkan PDB Rp565 Triliun!

Selasa, 30 Jun 2026 - 15:20 WIB