Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengapresiasi kontribusi industri ojek online (ojol) yang telah menyerap jutaan tenaga kerja dan menyumbang hingga Rp 565 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
Apresiasi tersebut disampaikan AHY dalam acara Peluncuran Gerakan Langkah Hijau Grab untuk Indonesia di Sasono Adiguno, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (29/6/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
AHY menyebut para mitra pengemudi ojol sebagai tulang punggung keluarga sekaligus penggerak roda ekonomi nasional.
Menurutnya, industri ojol tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga secara signifikan mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pemanfaatan ekosistem digital.
Mengutip riset kolaborasi Paramadina Public Policy Institute (PPPI) dan INDEF, AHY memaparkan bahwa ekosistem ojol telah menyerap 2,91 juta tenaga kerja langsung. Lebih dari itu, industri ini juga turut menciptakan 2,62 juta pekerjaan turunan di sektor ekonomi digital.
Selain dari sisi ekonomi, AHY juga menyoroti peran krusial industri ojol terhadap kelestarian lingkungan. Ia memaparkan adanya dilema di mana sektor transportasi darat merupakan penyumbang 80 persen emisi karbon dioksida (CO2).
Karena itu, AHY menyambut baik inisiatif Grab Indonesia yang berupaya menekan emisi karbon melalui perluasan penggunaan kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV).
Hingga Mei 2026, Grab Indonesia tercatat telah mengoperasikan armada kendaraan listrik sebanyak 28 ribu unit, meningkat dua kali lipat dibandingkan akhir tahun 2025.
”Pemerintah harus mengapresiasi langkah baik industri yang mau berbenah. Membangun ekonomi tidak boleh asal-asalan, kelestarian lingkungan dan bumi juga harus dijaga secara bersamaan demi generasi penerus,” tegas AHY menutup pidatonya. (*)






