Antrean BBM Membludak, Polda Lampung Pertimbangkan Aturan Ganjil-Genap di SPBU

- Editor

Jumat, 18 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar dan Pertalite di wilayahnya dalam kondisi mencukupi.

Antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU dipastikan bukan karena kelangkaan pasokan, melainkan akibat lonjakan jumlah konsumen dan durasi pelayanan sistem barcode.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Lampung, Kombes Pol Heri Rusyaman, menyatakan kesimpulan tersebut didapat setelah pihaknya melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

Menurutnya, disparitas harga yang terlampau jauh memicu migrasi konsumen besar-besaran.

​”Ada fenomena peralihan konsumen. Mobil pribadi melihat gap harga yang sangat jauh, dari BBM nonsubsidi di kisaran Rp23.000 beralih ke Bio Solar yang harganya Rp6.700 atau Rp6.800 per liter,” tegas Heri.

​Faktor kedua yang memicu penumpukan kendaraan adalah proses pemindaian (scan) barcode MyPertamina yang memakan waktu cukup lama.

Berdasarkan temuan di lapangan, proses administrasi hingga pengisian BBM memakan waktu rata-rata 12 hingga 15 menit untuk setiap satu unit mobil.

​Kondisi tersebut diperparah oleh fenomena panic buying. Kekhawatiran akan isu kekosongan stok membuat sebagian masyarakat nekat memarkirkan kendaraannya di SPBU sejak malam hari demi mendapatkan BBM.

​Sebagai langkah mitigasi untuk mengurai antrean yang luar biasa tersebut, Polda Lampung tengah berkoordinasi dengan instansi dan pemangku kepentingan terkait.

Heri menyebutkan, pihaknya sedang mengkaji sejumlah opsi solusi operasional, termasuk wacana penerapan sistem ganjil-genap untuk kendaraan pengisi BBM serta evaluasi sistem antrean barcode. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tiga Pengedar Sabu di Way Tuba Diamankan, Polres Way Kanan Sita Bong hingga 72 Klip Kosong
Pastikan Tepat Sasaran, Wakil Ketua DPRD Tanggamus Awasi Langsung Pembangunan 9 Titik Kampung Nelayan
Jerat Leher Korban Hingga Pingsan, Pelaku Curas di Natar Diringkus Tekab 308
Disegel! DLH Hentikan Proyek Angkasa Land, Gunung Kucing Terancam Longsor dan Banjir
Dua Konflik Lahan Kepung Tulang Bawang: Bupati Tuba Kawal Kasus PT ILP, Danlanud Cabut 5 Patok di Bakung Udik
Gara-gara Mobil Rental Rp150 Juta, Yuhadi Laporkan Sesama Anggota DPRD Bandar Lampung ke Polda
Diduga Curi Motor Petani di Tanggamus, Pria Asal Pesawaran Babak Belur Dihakimi Massa
Curi Honda CRF Mahasiswa di Metro, Spesialis Curanmor Ditangkap Polisi di Lampung Timur, Pakai Sandal Gucci!
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:58 WIB

Tiga Pengedar Sabu di Way Tuba Diamankan, Polres Way Kanan Sita Bong hingga 72 Klip Kosong

Selasa, 3 November 2026 - 10:47 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, Wakil Ketua DPRD Tanggamus Awasi Langsung Pembangunan 9 Titik Kampung Nelayan

Selasa, 3 November 2026 - 09:04 WIB

Jerat Leher Korban Hingga Pingsan, Pelaku Curas di Natar Diringkus Tekab 308

Selasa, 3 November 2026 - 08:51 WIB

Disegel! DLH Hentikan Proyek Angkasa Land, Gunung Kucing Terancam Longsor dan Banjir

Senin, 2 November 2026 - 17:49 WIB

Dua Konflik Lahan Kepung Tulang Bawang: Bupati Tuba Kawal Kasus PT ILP, Danlanud Cabut 5 Patok di Bakung Udik

Berita Terbaru

NASIONAL

BGN Suspend 6.097 Dapur MBG, Ini Penyebabnya! 

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:22 WIB