Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Tangerang – Enam kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus mengikuti Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) di Gedung Kantor Bupati Tangerang, Kamis (10/9/2026).
Kunjungan ini difokuskan pada pengamatan langsung terhadap praktik tata kelola pemerintahan, ketahanan iklim, serta mitigasi bencana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan 24 yang diselenggarakan oleh BPSDM Provinsi Lampung.
Secara keseluruhan, agenda ini diikuti oleh 38 peserta, termasuk 32 pemimpin strategis dari jajaran Pemprov Lampung dan perwakilan kabupaten/kota lainnya.
Keenam pejabat dari Pemkab Tanggamus yang ditugaskan dalam visitasi ini meliputi:
- Darma Saputra (Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM)
- Ivan Kurniawan (Kepala BKPSDM)
- Alkat Alamsyah (Kepala DPKPT)
- Belli Palupi (Kepala Disnaker)
- Doni S. Berisang (Kepala BAPPERIDA)
- Nanang Sumarlin (Kepala BAPENDA)
Fokus Pembelajaran Strategis
Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Wareng tersebut, delegasi Tanggamus secara khusus membedah dua isu strategis yang berhasil diterapkan oleh Pemkab Tangerang, yakni:
- Ketahanan iklim dan mitigasi bencana.
- Tata ruang berwawasan lingkungan.
Materi yang dieksplorasi mencakup analisis kebijakan, strategi operasional, hingga inovasi tata kelola dalam menghadapi tantangan pembangunan wilayah.
Kepala BKPSDM Tanggamus, Ivan Kurniawan, menegaskan, hasil dari visitasi ini diproyeksikan sebagai bahan evaluasi nyata untuk memperkuat sistem pemerintahan di Kabupaten Tanggamus.
”Kami tidak hanya melihat programnya, tetapi juga bagaimana kepemimpinan, kolaborasi, dan tata kelola dibangun sehingga mampu memberikan dampak bagi masyarakat,” jelas Ivan, Jumat (11/9/2026).
Ivan menambahkan, studi lintas daerah ini adalah langkah strategis untuk merespons kebutuhan masyarakat Tanggamus ke depannya.
”Apa yang baik dan relevan tentu akan menjadi bahan bagi kami untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan inovasi, dan membangun pelayanan pemerintahan yang semakin efektif serta responsif,” pungkasnya. (*)






