Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Polda Lampung untuk meresmikan Pusat Studi Kepolisian.
Kerja sama strategis ini bertujuan menjadikan perguruan tinggi tersebut sebagai pusat kajian ilmiah dan gagasan yang berkontribusi terhadap pembangunan daerah, khususnya pada sektor keamanan, ketertiban masyarakat, dan pelayanan publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rektor Universitas Saburai, Dr. Sodirin, S.E., M.M., menjelaskan bahwa sinergi antara akademisi dan aparat penegak hukum adalah sebuah kebutuhan mendesak di tengah dinamika sosial yang kian kompleks.
Kampus dituntut tidak hanya sebagai institusi pencetak lulusan, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi praktis melalui riset.
“Kolaborasi dengan berbagai institusi menjadi kunci agar ilmu pengetahuan dapat diterapkan secara nyata untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkap Sodirin.
Ia berharap kajian yang lahir dari pusat studi ini dapat menjadi referensi utama dalam penyusunan kebijakan serta pemecahan masalah keamanan dan penegakan hukum.
Caption : Ist
Mewakili pihak kepolisian, Ketua Satgas Pusat Studi Kepolisian Polda Lampung, Kombes Pol. Edi Purnomo, S.H., S.I.K., M.M., menyambut baik kemitraan ini sebagai langkah nyata memadukan pendekatan akademik dengan pengalaman taktis di lapangan.
Menurut Edi, tantangan kepolisian modern kini sangat kompleks, mencakup kejahatan siber, peredaran narkotika, hingga tindak pidana perdagangan orang.
“Menghadapi hal tersebut, rumusan kebijakan kepolisian mutlak memerlukan dukungan hasil riset yang komprehensif dan berbasis data,” jelasnya.
Melalui pembentukan Pusat Studi Kepolisian, Universitas Saburai dan Polda Lampung berkomitmen membangun sebuah center of excellence (pusat keunggulan) di bidang ilmu kepolisian.
Laboratorium pemikiran ini diharapkan dapat menghasilkan penelitian berkualitas yang memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sekaligus mendukung transformasi Polri yang Presisi secara inovatif, ilmiah, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. (*)






