Ratusan Calon Siswa Terlantar Tanpa Sekolah, Disdikbud Bandar Lampung Putar Otak!

- Editor

Sabtu, 11 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Sebanyak 600 orang tua calon siswa mengajukan pengaduan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandar Lampung karena anak mereka belum mendapatkan kursi di SMP negeri pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

Merespons hal tersebut, Disdikbud saat ini tengah memverifikasi data pelapor untuk segera mengalokasikan calon siswa ke sekolah negeri yang masih memiliki sisa kuota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kepala Disdikbud Kota Bandar Lampung, M. Nur Ramdhan, menjelaskan, pihaknya sedang menyortir data ratusan pelapor tersebut pada Jumat (10/7/2026).

Calon siswa nantinya akan dialokasikan ke SMP negeri terdekat dari tempat tinggal mereka, sesuai dengan instruksi Wali Kota Bandar Lampung agar seluruh anak mendapatkan kesempatan bersekolah.

​”Hampir 600 orang sudah terdaftar. Proses verifikasi ini kami lakukan untuk memastikan seluruh pelapor benar-benar calon siswa yang belum diterima di sekolah negeri, serta mencegah tumpang tindih bagi siswa yang mungkin sudah diterima di sekolah swasta,” ujar Ramdhan.

Kuota Sekolah Favorit Penuh

​Meski pemerintah kota berupaya menampung seluruh calon siswa yang ingin masuk ke sekolah negeri, Ramdhan menegaskan bahwa penambahan siswa tidak berlaku untuk sejumlah sekolah favorit.

Sekolah-sekolah seperti SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 14, dan SMP Negeri 29 Bandar Lampung telah mencapai batas kapasitas maksimal.

​Oleh karena itu, solusi alokasi penempatan hanya akan diarahkan ke SMP negeri lain yang kuotanya masih tersedia.

Penyebab Lonjakan Pengaduan

​Tingginya jumlah pengaduan tahun ini dipicu oleh lonjakan pendaftar SPMB yang mencapai 16 ribu calon siswa.

Angka ini meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang hanya berkisar antara 11 ribu hingga 12 ribu pendaftar.

​Ramdhan juga menepis keluhan terkait adanya perubahan total kuota penerimaan. Ia menjelaskan bahwa yang terjadi di lapangan hanyalah penyesuaian distribusi kuota antarjalur sesuai petunjuk teknis.

Sebagai contoh, jika pendaftar jalur afirmasi melebihi alokasi awal, maka kuota jalur domisili akan disesuaikan, namun total daya tampung sekolah tetap sama.

​Proses pendataan pengaduan resmi ditutup pada Jumat (10/7/2026). Disdikbud menargetkan seluruh proses verifikasi dan penempatan rampung dalam satu hingga dua hari.

Informasi mengenai sekolah tujuan nantinya akan diinformasikan kepada orang tua melalui pihak sekolah dan pemerintah kecamatan, sebelum hari pertama kegiatan belajar mengajar dimulai pada Senin pekan depan. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ratusan Pimpinan Kampus Swasta Kumpul di Lampung, Ada Apa Nih?
Dua Kandidat Resmi Mendaftar Pemilihan Rektor Unila 2027–2031, Panitia Kejar Target Minimal Empat Calon
Siswa SMAN 2 Menggala Diduga Dikeroyok Hingga Patah Tangan, Keluarga Tuntut Tanggung Jawab Sekolah
Cek Daftarnya! Ratusan SMA dan SMK di Lampung Bakal Direvitalisasi
Bertahun-tahun Mengabdi, Nama 29 Guru Honorer Metro Malah Lenyap dari Sistem Dapodik!
Gandeng Polda Lampung, Universitas Saburai Resmi Dirikan Pusat Studi Kepolisian
Gubernur Lampung Buka Sekolah Rakyat! Akses Pendidikan, Asrama, hingga Makan Bergizi Sepenuhnya Gratis!
Viral Video Perundungan Siswi SD di Lampung Timur, Korban Alami Luka dan Trauma Psikis
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Ratusan Pimpinan Kampus Swasta Kumpul di Lampung, Ada Apa Nih?

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:19 WIB

Dua Kandidat Resmi Mendaftar Pemilihan Rektor Unila 2027–2031, Panitia Kejar Target Minimal Empat Calon

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:42 WIB

Siswa SMAN 2 Menggala Diduga Dikeroyok Hingga Patah Tangan, Keluarga Tuntut Tanggung Jawab Sekolah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Cek Daftarnya! Ratusan SMA dan SMK di Lampung Bakal Direvitalisasi

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Bertahun-tahun Mengabdi, Nama 29 Guru Honorer Metro Malah Lenyap dari Sistem Dapodik!

Berita Terbaru