Cetak Sejarah! UM Metro Jadi Kampus Pertama Buka Prodi Kedokteran Hewan di Sumbagsel

- Editor

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Metro – Universitas Muhammadiyah (UM) Metro resmi mengantongi izin dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) untuk menyelenggarakan Program Studi Kedokteran Hewan Program Sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter Hewan Program Profesi.

​Legalitas tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 673/B/O/2026 yang diterbitkan di Jakarta pada 7 Juli 2026, dan ditandatangani oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Pencapaian ini mencatatkan UM Metro sebagai perguruan tinggi pertama dan satu-satunya yang memiliki program studi Kedokteran Hewan di lingkungan LLDIKTI Wilayah II (Provinsi Lampung, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Kepulauan Bangka Belitung).

​Dalam surat keputusan tersebut, pemerintah menyatakan bahwa kedua program studi telah memenuhi persyaratan minimum akreditasi.

Selanjutnya, UM Metro diwajibkan untuk mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan melaporkan progres penyelenggaraan pendidikan secara berkala guna menjaga mutu.

​Sebelum izin dikeluarkan, UM Metro telah melewati serangkaian tahapan evaluasi ketat dari tim Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Penilaian kelayakan mencakup kesiapan kurikulum, tenaga pengajar, laboratorium, kelengkapan sarana-prasarana, hingga keberadaan rumah sakit hewan pendidikan.

​Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, menyatakan bahwa pencapaian ini adalah hasil kolaborasi antara sivitas akademika, Persyarikatan Muhammadiyah, LLDIKTI Wilayah II, dan berbagai pemangku kepentingan.

​”Alhamdulillah, izin ini merupakan amanah besar yang akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab untuk menghadirkan pendidikan kedokteran hewan yang berkualitas, unggul, dan berdaya saing,” ujar Nyoto.

​Dengan dibukanya prodi ini pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026/2027, Nyoto berharap akses pendidikan di bidang kesehatan hewan dapat semakin meluas.

Kini, masyarakat di wilayah Sumatera bagian selatan tidak perlu lagi menempuh pendidikan kedokteran hewan ke luar daerah. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Heboh! Disdikbud Bandar Lampung Anggarkan Rp8,79 Miliar untuk 211 Motor Vario
Dipicu Masalah Tempat Duduk dan ‘Smoke Bomb’, Mahasiswa FP dan FISIP Bentrok di Parade Unila 2026
Era AI Makin Masif! Ini Pesan Menohok Wagub Jihan untuk Mahasiswa Baru STKIP PGRI Bandar Lampung
Libatkan 210 Guru, Disdikbud Lampung Luncurkan Program ‘Double Teaching’ di 17 SMA Negeri 
Mahasiswa Unila Gelar Aksi Unjuk Rasa di Rektorat, Layangkan Enam Tuntutan Tata Kelola Kampus
Rombak Besar-besaran! 98 Kepsek SMA/SMK/SLB se-Lampung Diganti, Berikut Daftar Namanya!
Diduga Berbeda dari Alumni Lain, Rektor UGM Buka Suara Soal Detail Ijazah S1 Jokowi
Waspada Erupsi Susulan Anak Krakatau, Pemprov Lampung Mendadak Batalkan Sekolah Tatap Muka
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Heboh! Disdikbud Bandar Lampung Anggarkan Rp8,79 Miliar untuk 211 Motor Vario

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:37 WIB

Dipicu Masalah Tempat Duduk dan ‘Smoke Bomb’, Mahasiswa FP dan FISIP Bentrok di Parade Unila 2026

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WIB

Era AI Makin Masif! Ini Pesan Menohok Wagub Jihan untuk Mahasiswa Baru STKIP PGRI Bandar Lampung

Kamis, 24 September 2026 - 11:41 WIB

Libatkan 210 Guru, Disdikbud Lampung Luncurkan Program ‘Double Teaching’ di 17 SMA Negeri 

Senin, 14 September 2026 - 20:00 WIB

Mahasiswa Unila Gelar Aksi Unjuk Rasa di Rektorat, Layangkan Enam Tuntutan Tata Kelola Kampus

Berita Terbaru