Belum Sempat Beroperasi, Dapur MBG di Pesisir Barat Malah Dibobol Maling

- Editor

Minggu, 2 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Pesisir Barat – Sebuah fasilitas dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, menjadi sasaran pencurian.

Berbagai perlengkapan operasional dapur raib digasak maling padahal gedung tersebut belum pernah digunakan sejak selesai dibangun enam bulan lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kasat Reskrim Polres Pesisir Barat, Iptu Miedy Hariyanto, mengonfirmasi pihaknya telah menerima laporan dugaan pencurian yang menyasar bangunan Yayasan SPPG Bumi Artha Semesta di Dusun Usang Pulau, Pekon Marang, Kecamatan Pesisir Selatan tersebut.

​”Benar, kami menerima laporan dugaan pencurian tersebut dan saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Iptu Miedy pada Sabtu (1/8/2026).

​Insiden ini pertama kali diketahui oleh saksi pelapor bernama Aris Biantoro pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat itu, Aris yang tengah berada di lokasi pengunduhan sawit di belakang gedung melihat pipa paralon sumur bor dalam keadaan patah.

​Merasa curiga, Aris bersama saksi lain, Komang Ardane, segera mengecek bangunan. Keduanya mendapati pintu belakang gedung sudah terlepas akibat dirusak dan kondisi di dalam ruangan telah berantakan.

​Kasus pembobolan ini juga sempat viral di media sosial setelah rekaman video yang memperlihatkan kondisi dapur beredar luas.

Narasi dalam video tersebut mengklaim bahwa kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa nominal pasti kerugian masih dalam proses pendataan.

​”Kasus ini masih kami dalami. Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku serta mencari barang bukti yang hilang. Untuk nilai kerugian belum bisa kami sampaikan karena masih dilakukan pendataan dan inventarisasi barang,” tegas Miedy.

​Saat ini, kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan tengah memeriksa sejumlah saksi untuk memburu pelaku pencurian tersebut.

​Daftar Peralatan Dapur MBG yang Dilaporkan Hilang

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, sejumlah barang inventaris yang raib dari dalam gedung meliputi:

  1. ​1 Unit Genset merek Champion
  2. ​Mesin Rice Steamer (Pengukus nasi)
  3. ​Kulkas dan Freezer
  4. ​Timbangan digital
  5. ​Alat Pengukur Suhu
  6. ​Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
  7. ​Selang regulator
  8. ​Kabel pompa air sepanjang 10 meter
  9. ​Sekitar 50 buah celemek dapur
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tersesat di Masjid Al Bakrie Pukul 5 Pagi, Polisi Pulangkan Gadis 12 Tahun Kembali ke Keluarga
Polda Lampung Razia Dini Hari Hiburan Malam, 3 Pengunjung Karaoke Tak Berkutik Terciduk Bawa ‘Gorila’
Terbongkar Lewat Pesan WA, Oknum Guru Bimbel di Lamtim Lecehkan Muridnya Usia 6 Tahun
Desak Penyelesaian Konflik Agraria, Dewan Rakyat Lampung Layangkan 7 Tuntutan!
Polresta Bandar Lampung Ringkus Pria Pengangguran Bandar Narkoba, 68 Paket Sabu Siap Edar Disita
Banjir Hantam Lahan Pertanian, Ini Langkah Pemkab Tanggamus!
Penipuan Bermodus QRIS Palsu Sasar Pedagang di Way Kandis, Kerugian Capai Rp660 Ribu
Niat Rampas Motor Pakai Modus Top Up Dana, Pria di Way Kanan Malah Babak Belur Dihajar Warga
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:58 WIB

Tersesat di Masjid Al Bakrie Pukul 5 Pagi, Polisi Pulangkan Gadis 12 Tahun Kembali ke Keluarga

Kamis, 24 September 2026 - 19:02 WIB

Polda Lampung Razia Dini Hari Hiburan Malam, 3 Pengunjung Karaoke Tak Berkutik Terciduk Bawa ‘Gorila’

Kamis, 24 September 2026 - 11:53 WIB

Desak Penyelesaian Konflik Agraria, Dewan Rakyat Lampung Layangkan 7 Tuntutan!

Kamis, 24 September 2026 - 11:35 WIB

Polresta Bandar Lampung Ringkus Pria Pengangguran Bandar Narkoba, 68 Paket Sabu Siap Edar Disita

Kamis, 24 September 2026 - 11:32 WIB

Banjir Hantam Lahan Pertanian, Ini Langkah Pemkab Tanggamus!

Berita Terbaru