Caption : Pangdam XXI/Radin Inten) Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han).
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Komando Daerah Militer (Kodam) XXI/Radin Inten menyatakan kesiapannya untuk turun tangan membantu upaya pemberantasan aksi begal dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang belakangan ini meresahkan masyarakat di wilayah Provinsi Lampung.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XXI/Radin Inten, Letkol Inf Ranoviandy Chairul, pada Sabtu (30/5/2026), menegaskan bahwa TNI berkomitmen untuk bersinergi dengan aparat terkait guna menciptakan kembali rasa aman di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pelaksanaannya, Kodam XXI/Radin Inten akan berfokus pada upaya pencegahan dan pengamanan wilayah melalui beberapa langkah strategis, yaitu:
1. Peningkatan Patroli, menggelar patroli keamanan secara rutin di wilayah-wilayah rawan kejahatan.
2. Penguatan Siskamling, mendorong dan memperkuat kembali Sistem Keamanan Keliling (Siskamling) bersama warga setempat.
3 Optimalisasi Babinsa, memaksimalkan peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) di lapangan sebagai ujung tombak untuk mendeteksi dini setiap potensi gangguan keamanan.
Meski TNI secara aktif akan terlibat dalam pencegahan dan pengamanan, Letkol Inf Ranoviandy Chairul menggarisbawahi adanya pembagian tugas yang jelas.
Ia menegaskan, proses penegakan hukum serta penindakan terhadap para pelaku begal maupun curanmor tersebut akan tetap sepenuhnya berada di bawah kewenangan pihak Kepolisian (Polri). (*)






