Kini Dirawat Intensif di RSUD Abdul Moeloek, Ini Kondisi Bayi Prematur Telantar di Panti Asuhan Kotagajah

- Editor

Minggu, 31 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Seorang bayi laki-laki bernama Muhammad Denish Arkana kini harus menjalani perawatan medis intensif di RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung.  

Bayi malang tersebut sebelumnya ditemukan telantar dalam kondisi lemah di sebuah panti asuhan di Kecamatan Kotagajah, Kabupaten Lampung Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Penemuan ini bermula ketika bayi tersebut didapati tergeletak di bangku kayu teras Panti Asuhan Yayasan Syarif Hidayatullah Almubarok, Dusun Sri Rahayu 1, Kampung Kotagajah Timur, pada Selasa (25/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

​Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lampung Tengah, Eko Yuwono, membenarkan insiden tersebut. Pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polsek Punggur untuk memberikan pendampingan medis dan sosial secara darurat.

​“Saat ini keselamatan dan kesehatan bayi menjadi prioritas utama. Bayi diperkirakan harus dirawat minimal satu bulan agar mendapat perawatan maksimal,” ungkap Eko dalam keterangannya, Jumat (29/5/2026).

Kondisi Lahir Prematur

Berdasarkan pemeriksaan medis, Denish lahir secara prematur pada usia kehamilan 34 minggu. kondisi bayi saat dilahirkan pada 20 Maret 2026, memiliki berat badan 1,7 kilogram, panjang 44 sentimeter, dan memiliki lingkar kepala 33 sentimeter serta lingkar dada 29,5 sentimeter.

Kondisinya yang sangat lemah membuat Puskesmas setempat dan kepolisian sepakat untuk merujuk Denish ke RSUD Abdul Moeloek.

Rujukan ini dilakukan karena sang bayi membutuhkan penanganan spesifik dengan fasilitas inkubator dan pemantauan medis secara ketat.

Ditinggalkan Bersama Surat Terlilit Utang

Saat ditemukan, Denish hanya ditinggalkan bersama sebuah tas plastik berisi pakaian, perlengkapan mandi, dan secarik surat yang ditulis oleh orang tuanya.

Dalam surat tersebut, orang tua Denish membeberkan alasan mereka menitipkan sang bayi di panti asuhan. Mereka mengaku terjerat utang bank dan kehabisan modal usaha pasca-membiayai pengobatan dan terapi stroke nenek Denish, yang telah meninggal dunia dua minggu sebelumnya.

Orang tua bayi tersebut mengaku terpaksa bekerja ke luar kota demi melunasi kewajiban finansial mereka. Mereka berjanji akan menjemput dan merawat kembali Denish apabila persoalan utang selesai dalam waktu kurang dari dua tahun.

“Kami tidak ingin dianggap orang tua yang tidak bertanggung jawab,” tulis mereka di akhir surat.

Penyelidikan Polisi Terus Berlanjut

Meski terdapat surat pernyataan dan janji untuk kembali, proses hukum terkait dugaan penelantaran anak ini tetap berjalan.

Eko Yuwono menegaskan, LPA Lampung Tengah terus berkoordinasi dan membantu Polsek Punggur untuk melacak identitas serta keberadaan orang tua kandung Denish.

Hal ini dilakukan demi memastikan hak-hak sang bayi tetap terlindungi, baik dari sisi kesehatan, kelayakan pengasuhan, maupun kepastian hukum. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kodam XXI/Radin Inten Siap Sinergi Berantas Begal dan Curanmor di Lampung!
Viral di Medsos, Kasus Bullying Pelajar di Pringsewu Berakhir Damai Lewat Rembuk Pekon
Tembus Medan Ekstrem, Polisi dan TNI Hancurkan Markas Sabung Ayam di Pulau Panggung
Viral Video Perundungan Siswa SMP di Ambarawa Pringsewu, Pelaku dan Perekam Berhasil Diamankan
1.575 Gram Emas Per Hari! Mengungkap Gila-gilaan Kapasitas Tambang Ilegal di Lahan PTPN I
Terpergok Bobol Toko di Lampung Tengah, Pelaku Diamankan Warga dan Sepeda Motor Dibakar
Buron 6 Tahun, Pelaku Curanmor Diciduk Polres Lampung Tengah
Polisi Amankan Tujuh Remaja Penyebar Foto Pocong Editan di Lampung Timur
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:25 WIB

Kodam XXI/Radin Inten Siap Sinergi Berantas Begal dan Curanmor di Lampung!

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:49 WIB

Viral di Medsos, Kasus Bullying Pelajar di Pringsewu Berakhir Damai Lewat Rembuk Pekon

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:19 WIB

Kini Dirawat Intensif di RSUD Abdul Moeloek, Ini Kondisi Bayi Prematur Telantar di Panti Asuhan Kotagajah

Minggu, 31 Mei 2026 - 05:04 WIB

Tembus Medan Ekstrem, Polisi dan TNI Hancurkan Markas Sabung Ayam di Pulau Panggung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:48 WIB

Viral Video Perundungan Siswa SMP di Ambarawa Pringsewu, Pelaku dan Perekam Berhasil Diamankan

Berita Terbaru