Kerugian Ditaksir Ratusan Miliar, KPK Geledah Kantor Kemenkes, BNPB dan LKPP!

- Editor

Selasa, 21 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Kantor KPK RI di Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Hariannarasi.com, Jakarta – Lembaga anti rasuah atau lebih dikenal dengan nama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat tengah memeriksa dan menggeledah kantor Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Penggeledahan ini buntut dari dugaan korupsi pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) beranggaran Rp 3,03 Triliun untuk pembelian 5 juta APD periode tahun 2020-2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juru bicara KPK Ali Fikri menjelaskan, bahwa saat ini KPK tengah memeriksa dan melengkapi penyidikan, beberapa kantor lembaga negara dan rumah tersangka digeledah untuk memperoleh alat bukti yang diperlukan.

“Lokasi itu antara lain kantor pusat krisis kesehatan Kemenkes, kantor BNPB, satu ruangan LKPP, dan kediaman para tersangka,” jelas Ali Fikri melalui keterangan persnya.

Ia melanjutkan, bahwa titik lokasi penggeledahan terdapat di dua tempat, yakni Jabodetabek dan Kota Surabaya. Penggeledahan bertujuan untuk melengkapi alat bukti dan peranan dari para tersangka.

“Dari hasil penggeledahan terdapat alat bukti berupa dokumen pengadaan, catatan transaksi keuangan, catatan aliran uang ke berbagai pihak, dan KPK juga menyita bukti pembelian aset yang dilakukan para tersangka,” ungkapnya.

Diketahui, dugaan kerugian negara dalam kasus ini ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah, jumlah ini hanya dugaan sementara dan masih bisa bertambah. 

KPK juga telah menetapkan sejumlah orang menjadi tersangka didalam kasus ini, namun belum mengumumkan ke publik.

Komisi antirasuah ini juga sudah mencegah lima orang berpergian ke luar negeri, yakni Pejabat Pembuat Komitmen di Kemenkes Budi Sylvana, Pejabat di BNPB Harmensyah, 2 orang swasta yakni Satrio Wibowo dan Ahmad Taufik, terakhir Advokat bernama A. Isdar Yusuf. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Blak-blakan di DPR, Ombudsman Ungkap Dugaan Pungli hingga Botol Miras di Lapas Cibinong
Sindiran Menohok Wakil Ketua Komisi XIII DPR: Ayo Korupsi Sebesar-besarnya, Semua Bisa Dibeli!
Skandal Korupsi MBG: Negara Rugi Rp10 Triliun, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs Segera Diadili
Dicecar Komisi XIII DPR, Dirjenpas Mashudi Bungkam Soal Mundur dari Jabatan
Dicecar DPR Soal Pigura Koruptor Jimmy Masrin di Sel Mewah, Kalapas Nonaktif Cibinong Gelagapan! 
Geger ‘Kluster Sultan’ Lapas Cibinong: Duo Putra Daerah Lampung Turun Tangan, 5 Pejabat Langsung Dicopot!
Vonis Inkrah, Bupati Lamteng Nonaktif Ardito Wijaya Pindah ke Lapas Rajabasa, Bawa Buku dan Dokumen Hukum
Buntut Temuan Fasilitas Golf dan Miras, DPR RI Panggil Ditjenpas dan Ombudsman di Kisruh Lapas Cibinong
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:56 WIB

Blak-blakan di DPR, Ombudsman Ungkap Dugaan Pungli hingga Botol Miras di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 - 15:51 WIB

Sindiran Menohok Wakil Ketua Komisi XIII DPR: Ayo Korupsi Sebesar-besarnya, Semua Bisa Dibeli!

Selasa, 29 September 2026 - 13:14 WIB

Skandal Korupsi MBG: Negara Rugi Rp10 Triliun, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs Segera Diadili

Senin, 28 September 2026 - 17:55 WIB

Dicecar Komisi XIII DPR, Dirjenpas Mashudi Bungkam Soal Mundur dari Jabatan

Senin, 28 September 2026 - 10:54 WIB

Dicecar DPR Soal Pigura Koruptor Jimmy Masrin di Sel Mewah, Kalapas Nonaktif Cibinong Gelagapan! 

Berita Terbaru