Ditinggal Sebentar Petik Kopi, Balita 3 Tahun Ditemukan Mengambang di Bak Air!

- Editor

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Tanggamus – Seorang balita berusia 3 tahun bernama Ahmad Alwi ditemukan meninggal dunia usai tenggelam di bak penampungan air sebuah perkebunan kopi di Dusun Karang Sari, Pekon Gunung Sari, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, pada Rabu (8/4/2026). 

Kapolsek Pulau Panggung Iptu Suamin, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, mengatakan korban ditemukan mengambang di bak air sedalam 60 sentimeter yang biasa digunakan untuk penyemprotan kebun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peristiwa ini bermula saat korban ikut kedua orang tua dan neneknya bekerja sebagai buruh petik kopi di kebun milik warga setempat,” kata Iptu Suamin, Kamis (9/4/2026).

Berdasarkan keterangan saksi, pada pukul 10.00 WIB, korban terlihat berada di sekitar gubuk kebun dan sempat diberi jajanan oleh pemilik kebun. Saat itu, posisi korban berada tidak jauh dari orang tuanya yang sedang memetik kopi.

Sekitar pukul 11.00 WIB, pemilik kebun menemukan korban sudah dalam kondisi mengambang di dalam bak penampungan air.

Pemilik kebun langsung berteriak memanggil orang tua korban untuk melakukan evakuasi.
Korban sempat dilarikan ke bidan terdekat menggunakan sepeda motor untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia. Polisi yang mendatangi lokasi kejadian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.

Dari hasil pemeriksaan awal, Iptu Suamin memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak kepolisian menyimpulkan insiden ini murni musibah. Keluarga korban yang diwakili sang ayah, Supriono (42), telah menerima kejadian tersebut sebagai takdir dan menolak proses autopsi.

Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka dan dimakamkan di TPU Pekon Gunung Sari.

Atas kejadian ini, Polsek Pulau Panggung mengimbau para orang tua agar lebih ketat dalam mengawasi anak-anak, terutama saat dibawa ke area yang memiliki risiko tinggi seperti perkebunan dan tempat penampungan air. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ada Apa dengan RSUD Ryacudu? Aplikasi MJKN dan Kantong Obat Bikin Kisruh, Sekda Beri Ultimatum!
Diduga Live TikTok Saat Jam Kerja, ASN Dinas Ketahanan Pangan Lampung Diperiksa BKD
Pemerintah Buka 35.476 Lowongan Kopdes dan Kampung Nelayan, Tegaskan Tanpa Jalur ‘Ordal’
Gebrakan Bupati Saleh Asnawi! Gandeng BKN RI Rombak Total Kinerja ASN Tanggamus
Niat Cek Laporan Istri di Polsek, Pria Ini Malah Diciduk Polisi! Lah Kok Bisa?
Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Pantai Kota Agung Timur
Berkat Kucuran Dana KUR BRI, UMKM Mie Pangsit Cha Cha Pringsewu Tingkatkan Produksi
Tingginya Kasus Perceraian di Provinsi Lampung, 15 Ribu Istri Pilih Jadi Janda di 2025! Kabupaten Mana Tertinggi?
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 17:16 WIB

Ada Apa dengan RSUD Ryacudu? Aplikasi MJKN dan Kantong Obat Bikin Kisruh, Sekda Beri Ultimatum!

Kamis, 16 April 2026 - 12:56 WIB

Diduga Live TikTok Saat Jam Kerja, ASN Dinas Ketahanan Pangan Lampung Diperiksa BKD

Kamis, 16 April 2026 - 09:50 WIB

Pemerintah Buka 35.476 Lowongan Kopdes dan Kampung Nelayan, Tegaskan Tanpa Jalur ‘Ordal’

Kamis, 16 April 2026 - 08:23 WIB

Gebrakan Bupati Saleh Asnawi! Gandeng BKN RI Rombak Total Kinerja ASN Tanggamus

Kamis, 16 April 2026 - 06:21 WIB

Niat Cek Laporan Istri di Polsek, Pria Ini Malah Diciduk Polisi! Lah Kok Bisa?

Berita Terbaru