Lanjutkan Perang Lawan Iran, AS Tuntut Kompensasi Rp84.781 Triliun dari Negara-negara Arab

- Editor

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Washington – Pemerintah Amerika Serikat (AS) secara resmi menuntut kompensasi finansial sebesar US$5,3 triliun atau sekitar Rp84.781 triliun kepada negara-negara Arab. 

Tuntutan ini diajukan sebagai syarat utama bagi Washington untuk melanjutkan operasi militer melawan Iran di kawasan Timur Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gedung Putih menyatakan bahwa permintaan tersebut merupakan bentuk pembagian beban (burden sharing). Dana itu dinilai perlu untuk menutupi tingginya biaya operasional militer, perlindungan jalur maritim, dan pengerahan armada tempur AS.

Selama ini, operasi tersebut difokuskan untuk mengamankan ladang minyak dan infrastruktur vital negara-negara Teluk dari ancaman serangan rudal Teheran.

Berdasarkan laporan Sindonews, Washington turut memberikan ultimatum tegas menyertai tuntutan tersebut.

Jika sekutu Arab menolak memberikan dukungan finansial yang diminta, AS mengancam akan menarik sebagian pasukannya dari Timur Tengah. Penarikan pasukan ini dinilai berisiko membiarkan kawasan Teluk jatuh ke dalam kendali penuh Iran.

​Tuntutan bernilai fantastis ini memicu penolakan dan reaksi keras dari para pemimpin negara Arab. Sejumlah pihak menilai langkah Washington tersebut sebagai bentuk “pemerasan diplomatik” yang mencederai hubungan aliansi strategis kedua belah pihak.

Di sisi lain, para analis keamanan memperingatkan bahwa desakan AS dapat memicu krisis kepercayaan yang serius.

Jika Washington bersikeras pada tuntutan tersebut, negara-negara Arab berpotensi mencari alternatif perlindungan keamanan dari kekuatan global lain, seperti Rusia atau China. Kondisi ini dikhawatirkan akan meruntuhkan stabilitas koalisi anti-Iran di Teluk Persia. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Prediksi Bola Jordan vs Algeria 23 Juni 2026: Duel di Grup J Piala Dunia 2026
Buntut Serangan Israel ke Lebanon, Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz
Usai Kapal Bantuan Gaza Dicegat Israel, Jurnalis Asal Lampung Hilang Kontak!
Anies Baswedan Ditunjuk Jadi Dewan Penasihat Kota Riyadh, Bagikan Pengalaman Transportasi Jakarta
Sempat Dipanggil Polda Sumut, Lagu Viral Siti Mawarni Ya Incek Dipakai Klub Borussia Dortmund
Bukan Cuma Bisnis, Ini Alasan Pemerintah Ingin Perbanyak Konser K-Pop di RI!
Enam Kapal Dagang Dipaksa Putar Balik, AS Blokade Ketat Selat Hormuz!
Kenapa Kapal Pertamina Dilarang Lewat Selat Hormuz? Ini Kata Dubes Iran!
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:07 WIB

Prediksi Bola Jordan vs Algeria 23 Juni 2026: Duel di Grup J Piala Dunia 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:59 WIB

Buntut Serangan Israel ke Lebanon, Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:49 WIB

Usai Kapal Bantuan Gaza Dicegat Israel, Jurnalis Asal Lampung Hilang Kontak!

Minggu, 17 Mei 2026 - 03:52 WIB

Anies Baswedan Ditunjuk Jadi Dewan Penasihat Kota Riyadh, Bagikan Pengalaman Transportasi Jakarta

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:24 WIB

Sempat Dipanggil Polda Sumut, Lagu Viral Siti Mawarni Ya Incek Dipakai Klub Borussia Dortmund

Berita Terbaru