Caption : Ist
Hariannarasi.com, Teheran – Pemerintah Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz sebagai respons atas serangan Israel ke Lebanon.
Teheran menegaskan bahwa serangan tersebut telah melanggar kesepakatan gencatan senjata dan menuding Amerika Serikat gagal menjalankan komitmennya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Keputusan penutupan ini memicu kekhawatiran internasional karena Selat Hormuz merupakan urat nadi pelayaran energi terpenting di dunia.
Jalur ini adalah perlintasan utama bagi ekspor minyak dan gas dari kawasan Teluk. Terhambatnya akses di selat ini berpotensi besar mengganggu rantai pasokan energi global dan memicu lonjakan harga minyak dunia.
Meski Iran telah mengeluarkan pengumuman resmi, sejumlah laporan menyebutkan bahwa hingga saat ini belum terlihat adanya pergerakan militer berskala besar di lapangan untuk memberlakukan blokade penuh.
Kendati belum ada blokade fisik, langkah Teheran ini tetap mendapat pengawasan ketat dari dunia internasional.
Peningkatan ketegangan di kawasan Timur Tengah ini dinilai berisiko memberikan dampak destruktif yang luas, baik terhadap stabilitas geopolitik maupun perekonomian global. (*)






