Jaga Ekosistem dan Ekonomi Warga, Gubernur Lampung Lepas 33 Ribu Bibit Ikan di Sungai Mesuji

- Editor

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Mesuji – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Bupati Mesuji Hj. Elfianah Khamami melepaskan 33.000 bibit ikan di aliran sungai bawah Jembatan Pasar KTM, Kecamatan Mesuji Timur, pada Rabu (24/6/2026).

Penebaran benih atau restocking ini dilakukan guna menjaga kelestarian ekosistem sungai sekaligus mendongkrak perekonomian masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kegiatan ini merupakan bagian dari agenda kunjungan kerja program prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung bertajuk “Desaku Maju”.

Dari total bibit yang dilepas, sebanyak 20.000 ekor merupakan bantuan dari Pemprov Lampung. Rinciannya terdiri dari 5.000 benih ikan nila, 13.000 ikan mas, 1.000 baung, dan 1.000 bawal.

​Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji turut berkontribusi dengan melepaskan 13.000 bibit ikan yang mencakup 10.000 benih lele dan 3.000 benih nila.

​Gubernur Rahmat menjelaskan, pengembalian bibit ikan ke habitat aslinya ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi perairan umum sebagai penyangga ketahanan pangan lokal.

​”Kita harapkan populasi ikan di sungai tetap terjaga, dan kedepannya nanti akan menjadi sumber pendapatan yang baik buat seluruh masyarakat di Kabupaten Mesuji,” ujar Gubernur Rahmat saat memimpin prosesi pelepasan.

​Usai acara, Gubernur Rahmat mengumpulkan jajaran Camat dan Kepala Desa yang hadir. Ia secara khusus menginstruksikan para aparatur desa tersebut untuk menjadi garda terdepan dalam menyosialisasikan larangan praktik penangkapan ikan secara ilegal atau merusak lingkungan.

​Gubernur secara tegas melarang masyarakat menangkap ikan menggunakan alat setrum kelistrikan maupun racun (putas).

​”Kalau dijala boleh, dipancing boleh. Tapi jangan disetrum dan diputas, karena ikan yang kecil-kecil ikut mati,” tegasnya.

​Di akhir arahannya, ia mengingatkan bahwa ribuan benih ikan tersebut didatangkan dari fasilitas perbenihan di Bandar Lampung melalui proses pemijahan yang tidak mudah.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk bersama-sama merawat dan menjaga kelestarian ekosistem sungai agar manfaat ekonominya dapat dirasakan hingga generasi mendatang. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Overdosis di Acara Orgen Tunggal, Warga Jabung Ditemukan Tewas
Dipaksa Layani Hasrat Sesama Jenis, Karyawati Rumah Makan di Lampung Utara Polisikan Sang Bos
Satu Keluarga di Tulang Bawang Tewas Digorok, Pelaku Miliki Riwayat Gangguan Mental
Bupati Tanggamus Tancap Gas Relokasi Puskesmas Gisting, Akses Jalan Didesak Diperluas
Tiga Anak Ditemukan Tewas Tenggelam di Bendungan Pekon Podomoro Pringsewu, Identitas Belum Diketahui
Niat Hati Gondol Motor Saat Korban Cari WiFi, Pria Asal Jaktim Diciduk Tekab 308 Polres Pesibar
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Pinggir Tol Kota Baru, KTP ditemukan di Saku Celana Korban
Nekat Bawa 61 Botol Zat Berbahaya Lewat Pelabuhan Bakauheni, Pria dan Emak-emak Ini Diciduk Polisi Pagi Hari
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Diduga Overdosis di Acara Orgen Tunggal, Warga Jabung Ditemukan Tewas

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Dipaksa Layani Hasrat Sesama Jenis, Karyawati Rumah Makan di Lampung Utara Polisikan Sang Bos

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Satu Keluarga di Tulang Bawang Tewas Digorok, Pelaku Miliki Riwayat Gangguan Mental

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Bupati Tanggamus Tancap Gas Relokasi Puskesmas Gisting, Akses Jalan Didesak Diperluas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Niat Hati Gondol Motor Saat Korban Cari WiFi, Pria Asal Jaktim Diciduk Tekab 308 Polres Pesibar

Berita Terbaru