Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyerahkan bantuan sosial berupa 10 kilogram beras kepada para pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai platform aplikasi yang beroperasi di wilayah kota tersebut.
Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menjelaskan, jika penyaluran bantuan ini dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan para pekerja transportasi daring.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain bantuan pangan, Pemkot Bandar Lampung juga memberikan bantuan dana operasional senilai Rp200 juta.
Dana tersebut secara khusus dialokasikan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial di dalam komunitas pengemudi ojol, seperti memberikan santunan kepada anggota yang sedang sakit atau terkena musibah.
“Ahamdulillah, bertemu langsung dengan para sahabat driver ojek online di Kota Bandar Lampung. Sebagai bentuk perhatian, Pemkot menyerahkan bantuan beras 10 kg kepada driver dari berbagai aplikasi,” jelas Wali Kota Bandar Lampung, Jumat (13/3).
Dirinya juga menyatakan komitmennya untuk memperbaiki infrastruktur penunjang bagi para pengemudi ojol. Kedepannya, Pemkot berencana menata dan membangun fasilitas shelter atau titik tunggu (point of interest).
Langkah ini bertujuan agar para pengemudi memiliki tempat mangkal yang lebih rapi, nyaman, dan layak saat menunggu pesanan penumpang.
“InsyaAllah bantuan ini bermanfaat dan menjadi bentuk dukungan kami untuk para pejuang jalanan yang setiap hari melayani masyarakat,” ujar Bunda Eva, sapaan akrabnya.
Penyaluran bantuan dan rencana penataan infrastruktur ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus menjadi wujud nyata dukungan pemerintah kepada para pengemudi ojek online yang setiap harinya melayani kebutuhan mobilitas masyarakat Kota Bandar Lampung. (*)






