Diduga Terhimpit Ekonomi, Keluarga Tinggalkan Jasad Bersama Surat Permohonan Pemakaman di Lamsel

- Editor

Sabtu, 23 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Lampung Selatan – Warga Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, menemukan sesosok mayat tanpa identitas (anonim) pada Jumat (22/5/2026) subuh. 

Jenazah tersebut ditemukan tergeletak oleh warga yang hendak melaksanakan salat subuh, beserta selembar surat yang berisi permintaan untuk mengurus dan memakamkannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kapolsek Katibung Polres Lampung Selatan, IPTU Dita Hidayatullah, mengonfirmasi peristiwa penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa informasi mengenai penemuan jenazah ini juga sempat beredar melalui unggahan akun media sosial @ferryardian1992.

​Berdasarkan pemeriksaan, jenazah ditemukan dalam kondisi memprihatinkan dan sidik jarinya tidak dapat diidentifikasi.

​”Kondisi tubuhnya kurus. Pada bagian pinggang belakangnya didapati sudah mengalami pembusukan,” ungkap IPTU Dita pada Jumat (22/5/2026) malam.

Analisa medis awal menunjukkan bahwa luka busuk di area pinggang diduga kuat terjadi karena korban terlalu banyak berbaring akibat sakit berkepanjangan semasa hidupnya.

Dokter memperkirakan waktu kematian korban belum melewati 1×24 jam, mengingat kondisi jenazah saat ditemukan masih cukup segar.

​Selain kondisi fisik jenazah, polisi dan warga juga menemukan sebuah surat di lokasi kejadian. Surat tersebut diduga sengaja ditinggalkan oleh pihak keluarga atau kerabat yang selama ini merawat korban. Keterbatasan ekonomi ditengarai menjadi alasan utama jenazah tersebut ditinggalkan.

​Dalam secarik kertas tersebut, penulis surat meminta tolong kepada siapa pun yang menemukan jenazah agar bersedia mengurus, menyalatkan, dan memakamkannya dengan layak, mengingat korban sudah lama menderita sakit.

​Merespons permintaan dalam surat tersebut, warga Desa Rangai Tritunggal langsung bergotong royong untuk mengurus jenazah. IPTU Dita memastikan bahwa proses pemulasaraan hingga pemakaman telah selesai dilakukan.

​”Warga setempat langsung bergerak cepat memenuhi permohonan itu. Jenazah sudah diurus dengan baik, disalatkan, dan sudah dimakamkan secara layak,” kata IPTU Dita.

Jenazah anonim tersebut akhirnya dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Rangai Tritunggal setelah mendapatkan izin dari Kepala Desa setempat. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kebakaran Hantam Pringsewu dalam Sehari, Kerugian Tembus Ratusan Juta!
Aktivitas Erupsi Meningkat Tajam, Gunung Anak Krakatau Naik Status Jadi Siaga, Wisatawan Dilarang Mendekat!
Tragis! Pria Disabilitas di Lampung Timur Dipukul Pingsan dan Dirampok, Uang Rp 5 Juta Raib
Dari Gerobak ke Ruko Dua Lantai, Agen BRILink Kembangkan Usaha dengan Pembiayaan dari BRI Panjang Rp250 Juta
BRI Unit Kota Karang Bantu Sohari Tinggalkan Jualan Keliling, Kini Usahanya Tumbuh Jadi Toko Grosir
Buron Sebulan, Pelaku Penusukan di Way Kanan Ditangkap, Ada 7 Tusukan di Leher hingga Kepala
Pintu Terkunci, Panggilan Tak Dijawab! Septian Dobrak Pintu Rumah, Temukan Ortu dan Adik Tewas di Tulang Bawang
Polsek Sukarame Gagalkan Tawuran SMK Gajah Mada vs SMK 2 Mei, 6 Pelajar Bawa Celurit Diringkus!
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Kebakaran Hantam Pringsewu dalam Sehari, Kerugian Tembus Ratusan Juta!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Aktivitas Erupsi Meningkat Tajam, Gunung Anak Krakatau Naik Status Jadi Siaga, Wisatawan Dilarang Mendekat!

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Tragis! Pria Disabilitas di Lampung Timur Dipukul Pingsan dan Dirampok, Uang Rp 5 Juta Raib

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Dari Gerobak ke Ruko Dua Lantai, Agen BRILink Kembangkan Usaha dengan Pembiayaan dari BRI Panjang Rp250 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:28 WIB

BRI Unit Kota Karang Bantu Sohari Tinggalkan Jualan Keliling, Kini Usahanya Tumbuh Jadi Toko Grosir

Berita Terbaru