Caption : Ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung mengonfirmasi pemulihan 100 persen pasokan listrik di Provinsi Lampung pada Sabtu (23/5) pukul 07.10 WIB, menyusul gangguan yang sempat melanda sistem interkoneksi Sumatra.
Berdasarkan indikasi awal, gangguan kelistrikan tersebut dipicu oleh faktor cuaca ekstrem yang berdampak pada Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kilovolt (kV) rute Muara Bungo–Sungai Rumbai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Insiden ini secara langsung memengaruhi stabilitas sistem transmisi 150 kV dan sejumlah unit pembangkitan di wilayah Sumatra, termasuk Lampung.
General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, menyatakan bahwa pihaknya segera merespons gangguan tersebut dengan melakukan upaya pemulihan secara bertahap. PLN mengerahkan seluruh personel siaga di berbagai unit dan memaksimalkan koordinasi teknis di lapangan.
“Alhamdulillah, kondisi kelistrikan di wilayah Lampung telah kembali normal 100 persen. Seluruh pelanggan terdampak kini sudah kembali menikmati pasokan listrik. Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan dan pengertian masyarakat selama proses pemulihan berlangsung,” ujar Rizky.
Rizky secara langsung memantau jalannya proses penormalan dari Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Lampung. Proses pemulihan ini mencakup sejumlah langkah teknis strategis, di antaranya, pengaturan beban listrik, manuver jaringan distribusi dan penormalan penyulang (feeder) secara bertahap.
Seluruh prosedur tersebut dilakukan dengan tetap mengutamakan standar keselamatan kerja dan kualitas layanan. Terkait insiden pemadaman ini, pihak PLN juga menyampaikan permohonan maaf secara resmi atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pelanggan.
Ke depannya, PLN berkomitmen untuk terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan dan kesiapsiagaan personel guna mencegah kejadian serupa.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut maupun layanan pengaduan kelistrikan, PLN mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile atau menghubungi kanal komunikasi resmi PLN. (*)






