Telegram Rahasia Panglima TNI Bocor! Keluarkan Perintah Siaga 1, Imbas Konflik Timur Tengah?

- Editor

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto secara resmi telah menginstruksikan status Siaga 1 bagi seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI). Keputusan ini mulai berlaku sejak 1 Maret 2026 sebagai langkah antisipatif terhadap imbas eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. 

​Pemberlakuan status tersebut tertuang secara resmi dalam surat Telegram Nomor TR/283/2026. Surat ini ditandatangani langsung oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI, Letjen Bobby Rinal Makmun, di Jakarta pada 1 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Telegram ini merupakan perintah,” demikian bunyi kutipan dalam telegram tersebut, seperti dilaporkan pada Sabtu (7/3/2026).

​Dalam telegram tersebut, Panglima TNI menjabarkan tujuh instruksi pengamanan dan antisipasi kepada jajarannya, yaitu:

1. Pengamanan Objek Vital, Panglima Komando Utama Operasi (Pangkotamaops) TNI diinstruksikan untuk menyiagakan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Pasukan diminta melakukan patroli di objek vital (obvit) strategis dan sentra perekonomian, meliputi bandara, pelabuhan laut/sungai, stasiun kereta, terminal bus, hingga kantor PLN.

2. Pengawasan Udara, Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) diperintahkan untuk melaksanakan deteksi dini dan pengamatan udara secara terus-menerus selama 24 jam penuh.

3. Rencana Evakuasi WNI, Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI menginstruksikan seluruh atase pertahanan (athan) RI di negara-negara terdampak konflik untuk mendata, memetakan, dan merencanakan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) jika situasi mendesak. Hal ini dilakukan dengan berkoordinasi bersama Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat.

4. Patroli Ibu Kota, Kodam Jaya/Jayakarta ditugaskan melaksanakan patroli di area obvit strategis dan kedutaan-kedutaan, guna mengantisipasi perkembangan situasi dan menjaga kondusivitas di wilayah DKI Jakarta.

5. Deteksi Intelijen, Satuan Intelijen TNI diminta untuk melakukan deteksi dan cegah dini terhadap pergerakan kelompok tertentu di sekitar obvit strategis dan kedutaan di DKI Jakarta.

6. Kesiagaan Pusat, Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) diinstruksikan melaksanakan siaga di satuannya masing-masing.

7. Wajib Lapor, Seluruh jajaran diwajibkan untuk melaporkan setiap perkembangan situasi secara berkala kepada Panglima TNI.

Hingga berita ini diturunkan, patroli dan peningkatan keamanan di sejumlah titik strategis, khususnya di wilayah DKI Jakarta, telah mulai diintensifkan sesuai dengan arahan telegram tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tekan Angka Kriminalitas, Gubernur Jabar KDM Gelar Sayembara Tangkap Begal Berhadiah Rp50 Juta
Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Ini Kolaborasi PWI dan Menko Pangan Zulhas
Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris di Ciamis dan Bandar Lampung Terkait Propaganda Medsos
Buntut Ucapan “Lu Punya Otak Nggak?”, Hotman Paris Minta Maaf ke Wartawan
Forum Pemred Kecam Sikap Arogan Hotman Paris terhadap Wartawan
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Desak Klarifikasi dan Permintaan Maaf
Viral! Pengasuh Ponpes di Jepara Sebut Program MBG Haram! 
Viral! Batal Masuk Akte, Nama Bayi “Muhammad MBG Subianto” Ditolak Disdukcapil
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:49 WIB

Tekan Angka Kriminalitas, Gubernur Jabar KDM Gelar Sayembara Tangkap Begal Berhadiah Rp50 Juta

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:10 WIB

Dukung Lampung Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027, Ini Kolaborasi PWI dan Menko Pangan Zulhas

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:14 WIB

Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris di Ciamis dan Bandar Lampung Terkait Propaganda Medsos

Senin, 20 Juli 2026 - 06:48 WIB

Buntut Ucapan “Lu Punya Otak Nggak?”, Hotman Paris Minta Maaf ke Wartawan

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:30 WIB

Forum Pemred Kecam Sikap Arogan Hotman Paris terhadap Wartawan

Berita Terbaru