Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Jakarta – Sebuah jajak pendapat (polling) terkait penilaian kinerja Presiden Republik Indonesia yang digelar oleh dr. Gia Pratama di platform media sosial Threads mendadak menjadi sorotan publik.
Berdasarkan hasil akhir pencoblosan virtual tersebut, mayoritas atau 85 persen responden menilai kinerja presiden secara keseluruhan Sangat Buruk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan tangkapan layar dari hasil akhir polling, partisipasi warganet terbilang masif dengan melibatkan sekitar 85.800 akun pengguna.
Dari total suara yang masuk, sebanyak 85 persen responden memilih opsi “Sangat Buruk”, disusul oleh 11 persen yang menilai “Buruk”.
Sebaliknya, sentimen positif berada di angka minoritas, di mana opsi “Baik” dan “Sangat Baik” masing-masing hanya memperoleh 2 persen suara.
Dalam unggahannya, dr. Gia Pratama menyematkan pesan mengenai hak berdemokrasi bagi masyarakat. Ia menyatakan, jika evaluasi dari rakyat adalah hal yang wajar asalkan dilakukan dengan etika.
”Setiap warga negara memiliki hak untuk menilai sekaligus kewajiban untuk tetap saling menghormati. Kalau hari ini kita diminta menilai kinerja Presiden Republik Indonesia secara keseluruhan, bagaimana penilaianmu?” tulis dr. Gia dalam deskripsi polling yang menyediakan empat opsi jawaban tersebut.
Kini, hasil jajak pendapat itu telah viral dan memicu reaksi berantai. Tangkapan layar hasil polling tersebut ramai dibagikan ulang (di-repost) melintas berbagai platform media sosial.
Publik melabeli hasil persentase tersebut sebagai angka yang mengejutkan, yang berujung pada ribuan komentar dan memantik diskusi luas mengenai indikator kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan saat ini. (*)






