Satu Jenazah Rombongan Kapal Jurnalis Ditemukan, Terbawa Arus Hingga ke Bengkulu

- Editor

Rabu, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bengkulu – Misteri hilangnya delapan penumpang kapal cepat (speedboat) Arupadhatu 1 di perairan Selat Sunda mulai menemui titik terang.

Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengonfirmasi temuan sesosok jenazah di perairan Pulau Enggano, Bengkulu Utara, telah teridentifikasi sebagai Surakman (60), anak buah kapal (ABK) yang mengangkut rombongan lima jurnalis peliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menjelaskan, kepastian identitas korban didapat dari hasil pencocokan DNA tim Disaster Victim Identification (DVI) yang menyandingkan data antemortem keluarga dengan data posmortem jenazah.

Mayat tersebut awalnya ditemukan warga sebagai “Mr. X” pada Sabtu (12/9/2026) di Pulau Enggano, sebelum dievakuasi menggunakan pesawat Cessna ke RS Bhayangkara Polda Bengkulu.

​”Hasil identifikasi berdasarkan pemeriksaan DVI, secara genetik, jenazah teridentifikasi sebagai Surakman atau ABK Kapal,” ujar Irjen Pol Hengki dalam konferensi pers di Mapolda Banten, Serang, Rabu (23/9/2026).

​Penemuan dan identifikasi jenazah ini diumumkan enam hari setelah Badan SAR Nasional (Basarnas) resmi menutup operasi pencarian gabungan pada Kamis (17/9/2026).

Pencarian masif yang melibatkan personel di Banten, Lampung, dan Bengkulu selama 10 hari sebelumnya gagal menemukan jejak fisik kapal maupun penumpang.

Hingga pihak keluarga korban akhirnya menggelar prosesi tabur bunga di perairan Selat Sunda pada Jumat (18/9/2026).

​Kapal Arupadhatu 1 dilaporkan hilang kontak usai bertolak dari Dermaga Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9/2026).

Kapal tersebut diawaki oleh Warta (55) selaku kapten, Surakman (60) sebagai ABK, dan Heriyanto (49) sebagai pemandu.

​Selain tiga awak, kapal membawa lima pewarta foto dari berbagai media nasional yang tengah ditugaskan mendokumentasikan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Berdasarkan data Pewarta Foto Indonesia (PFI), kelima jurnalis tersebut adalah M Bagus Khoirunnas (LKBN Antara), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro (iNews.id), Firman (Anadolu Agency), dan Donal (jurnalis lepas). (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Padamkan Karhutla, Helikopter Water Bombing Sewaan BNPB Jatuh lagi, Tiga Kru Selamat
Ribuan Massa Geruduk Mapolres Sukoharjo, Desak Kapolda Jateng Dicopot! 
BGN Suspend 6.097 Dapur MBG, Ini Penyebabnya! 
Kabar Jenderal Ditahan di Mako Brimob Makin Liar! Mabes Polri Tak Bantah dan Tak Benarkan
Breaking News: Buntut Penggeledahan Ponpes HQ, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo dan Tiga Anak Buahnya! 
Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo Picu Trauma, DPR Desak Polri Evaluasi Prosedur! 
Div Propam Mabes Polri Dalami SOP Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Minta Maaf
Digeledah Jam 3 Pagi Bersenjatakan Laras Panjang, Polres Sukoharjo Kembalikan Barang Hasil Penggeledahan Ponpes
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 08:31 WIB

Padamkan Karhutla, Helikopter Water Bombing Sewaan BNPB Jatuh lagi, Tiga Kru Selamat

Rabu, 4 November 2026 - 10:44 WIB

Ribuan Massa Geruduk Mapolres Sukoharjo, Desak Kapolda Jateng Dicopot! 

Selasa, 3 November 2026 - 11:22 WIB

BGN Suspend 6.097 Dapur MBG, Ini Penyebabnya! 

Selasa, 3 November 2026 - 11:16 WIB

Kabar Jenderal Ditahan di Mako Brimob Makin Liar! Mabes Polri Tak Bantah dan Tak Benarkan

Senin, 2 November 2026 - 11:37 WIB

Breaking News: Buntut Penggeledahan Ponpes HQ, Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo dan Tiga Anak Buahnya! 

Berita Terbaru