Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menargetkan pembangunan fisik 13.276 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program bedah rumah tahun 2026 rampung 100 persen pada Desember mendatang.
Target tersebut ditegaskan oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam rapat koordinasi virtual bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait, Kamis (17/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gubernur yang akrab disapa Mirza ini menyampaikan, alokasi program bedah rumah di Lampung tahun ini mengalami lonjakan drastis.
Kuota RTLH yang ditangani meningkat 455 persen dibandingkan tahun 2025 yang hanya mencapai 2.390 unit.
”Tahun kemarin penanganan RTLH kami dari Kementerian baru 2.300. Tahun ini sudah 13.000 lebih,” ujar Mirza.
Dari total 13.276 unit sasaran, tercatat sebanyak 222 unit telah rampung 100 persen. Tiga di antaranya merupakan rumah di Desa Lematang yang sebelumnya sempat ditinjau langsung oleh Menteri PKP.
Saat ini, Pemprov Lampung bersama tim Satuan Kerja (Satker) dan Balai terkait tengah mempercepat proses verifikasi data lapangan.
Hingga pertengahan September, masih tersisa sekitar 3.500 data rumah yang dalam proses verifikasi.
Mirza menargetkan seluruh proses verifikasi tersebut selesai pada akhir September, sehingga target penyelesaian fisik di bulan Desember dapat tercapai.
Untuk memastikan kelancaran pendataan, Pemprov Lampung juga akan mengawal proses verifikasi dan entri data ke dalam sistem e-RTLH bersama bupati dan wali kota di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. (*)






