Budi Arie Minta Maaf Terkait Video Viral Bersama Jokowi, Tegaskan Isu Pergantian Kekuasaan Murni Analisis Pribadi

- Editor

Rabu, 26 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi (kiri), dan Presiden RI ke-7 Joko Widodo (kanan). 

Hariannarasi.com, Jakarta – Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, secara resmi menyampaikan permohonan maaf menyusul beredarnya sebuah video viral yang menampilkan dirinya dalam sebuah pertemuan bersama Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Jakarta baru-baru ini.

Pernyataan Budi Arie dalam video tersebut sempat memicu kegaduhan publik dan berbagai spekulasi politik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kegaduhan bermula dari pernyataan Budi Arie yang menyebutkan bahwa pergantian kekuasaan di Indonesia berpotensi terjadi lebih cepat dari tahun 2029.

​Menanggapi polemik tersebut, Budi Arie segera memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa pernyataan itu murni merupakan analisis dan pandangan pribadinya, serta sama sekali tidak memiliki keterkaitan dengan Joko Widodo.

​“Sehubungan dengan viralnya pernyataan dan analisa saya dalam sebuah pertemuan di Jakarta baru-baru ini, yang menimbulkan spekulasi dan berbagai salah penafsiran, saya, Budi Arie Setiadi, memohon maaf kepada pihak-pihak yang kurang berkenan dan nyaman dengan pernyataan saya tersebut,” kata Budi Arie dalam keterangannya pada Rabu (26/8).

​Lebih lanjut, tokoh yang disebut sebagai Eks Menkop ini menekankan kesiapannya untuk menanggung segala dampak dari pernyataannya.

Ia menyatakan bertanggung jawab penuh atas analisis yang disampaikannya dalam video tersebut dan siap menerima konsekuensi apa pun yang muncul di kemudian hari. (*)

Berikut video lengkapnya:

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jarkot Minta Mendagri Copot ASN Kembaran Wali Kota Bandar Lampung, Buntut Dugaan Berkas Palsu
Syarat Ijazah SMA Capres-Cawapres Digugat ke MK, Pemohon Minta Ijazah S1 hingga S3 Diakui
Survei Terbaru Celios: 3 dari 4 Warga Indonesia ‘Stres’ Akibat Kebijakan Prabowo Subianto
Bakal Terulang Seperti 2019? Anies Baswedan Digadang-gadang Masuk Kabinet Prabowo Subianto
Usul Pemakzulan Wapres Gibran Menguat di DPR RI, Ini Kata Partai Golkar!
Heboh! Surat Pemakzulan Wapres Gibran Beredar, Ini Kata Waketum Partai Nasdem!
Ada Apa di Kertanegara? Jokowi Temui Prabowo Tepat di Malam Putusan MK
Dulu Jokowi Kini Gibran, PSI: Apakah Isu Ini Sengaja Dipelihara?
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Jarkot Minta Mendagri Copot ASN Kembaran Wali Kota Bandar Lampung, Buntut Dugaan Berkas Palsu

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Syarat Ijazah SMA Capres-Cawapres Digugat ke MK, Pemohon Minta Ijazah S1 hingga S3 Diakui

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Survei Terbaru Celios: 3 dari 4 Warga Indonesia ‘Stres’ Akibat Kebijakan Prabowo Subianto

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Bakal Terulang Seperti 2019? Anies Baswedan Digadang-gadang Masuk Kabinet Prabowo Subianto

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Usul Pemakzulan Wapres Gibran Menguat di DPR RI, Ini Kata Partai Golkar!

Berita Terbaru