Ini Identitas 3 Anggota Polres Lampung Utara, Korban Baku Tembak Berdarah di Kotabumi

- Editor

Rabu, 26 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Lampung Utara – Seorang buronan (DPO) kasus kepemilikan senjata api dan narkoba, Popi Handika Purba (30), tewas dalam baku tembak dengan aparat kepolisian di Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara, pada Selasa (25/8/2026) pukul 02.45 WIB.

Peristiwa ini juga mengakibatkan tiga anggota polisi mengalami luka tembak dan memar akibat perlawanan tersangka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Cristofel, mengonfirmasi insiden tersebut bermula saat tim gabungan menerima informasi keberadaan tersangka dan melakukan penyergapan.

Saat petugas mengepung lokasi, Popi yang sedang duduk di teras rumah warga langsung mengambil senjata api dari balik bajunya.

​”Petugas sudah memberikan peringatan agar pelaku menyerahkan diri dan meminta kakak kandungnya untuk membujuk, namun pelaku justru berjalan mundur, mengacungkan senjata, dan menembak ke arah anggota sebanyak tiga kali,” ujar AKP Ivan.

​Tembakan tersebut memicu petugas untuk membalas dengan tindakan tegas terukur. Baku tembak berakhir setelah Popi tersungkur dengan luka tembak di bagian dada kiri atas dan paha atas.

Tersangka dinyatakan meninggal dunia setibanya di RS Maria Regina Kotabumi. Sementara itu, tiga anggota polisi yang menjadi korban dalam insiden tersebut adalah:

  1. ​Brigpol Aryadi, luka tembak di bagian perut dengan proyektil bersarang (dirujuk ke RS Urip Sumoharjo, Bandar Lampung).
  2. ​Aiptu Adizar, luka tembak di betis kaki kanan dengan proyektil bersarang (dirawat di RS Handayani).
  3. ​Aipda Adi Agus Candra, luka gores di pelipis kiri dan memar di telinga kiri (dirawat di RS Handayani).

​Setelah kejadian, pihak keluarga menolak autopsi dan membawa jenazah Popi untuk dimakamkan. Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:

  1. ​Satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver.
  2. ​Dua butir peluru aktif kaliber 9 milimeter.
  3. ​Tiga selongsong peluru kaliber 9 milimeter.

​Selain berstatus DPO Satresnarkoba Polres Lampung Utara, Popi juga diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran senjata api ilegal.

Saat ini, penyidik Polres Lampung Utara masih melakukan pendalaman untuk mengusut tuntas keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Helikopter Water Bombing Dikerahkan, Padamkan Karhutla Seluas 100 Hektare di TN Way Kambas
Bukan ‘Water Bombing’, Prabowo Usulkan Penanganan Karhutla Pakai ‘Ubi Bombing’
Ketakutan Ditembak Polisi, Pelaku Pencabulan dan Pencurian di Pringsewu Akhirnya Serahkan Diri
Perkara Utang-piutang, Pria di Natar Tega Lecehkan dan Ancam Adik Ipar Pakai Senpi
Sering Molor hingga 6 Bulan, Pemkot Bandarlampung Usulkan DBH Pajak Rokok Ditransfer dari Pusat
Innova Ringsek Tabrak Tiang di Bandar Lampung, Pengemudi Diduga Kuat Anak Bupati Lampung Barat
Pesta Orgen Tunggal Berdarah di Kotabumi! Tiga Polisi Dilarikan ke RS Usai Baku Tembak dengan Bandar Narkoba
Baku Tembak di Lampung Utara, Satu Buronan Tewas, Tiga Polisi Terluka!
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:12 WIB

Helikopter Water Bombing Dikerahkan, Padamkan Karhutla Seluas 100 Hektare di TN Way Kambas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:21 WIB

Ini Identitas 3 Anggota Polres Lampung Utara, Korban Baku Tembak Berdarah di Kotabumi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 03:04 WIB

Bukan ‘Water Bombing’, Prabowo Usulkan Penanganan Karhutla Pakai ‘Ubi Bombing’

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Perkara Utang-piutang, Pria di Natar Tega Lecehkan dan Ancam Adik Ipar Pakai Senpi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Sering Molor hingga 6 Bulan, Pemkot Bandarlampung Usulkan DBH Pajak Rokok Ditransfer dari Pusat

Berita Terbaru