Caption : Istimewa
Hariannarasi.com, NTT – Camat Lamba Leda Utara, Agus P. Supratman, melayangkan protes keras terkait mekanisme penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak gempa bumi di Flores.
Ketegangan dilaporkan sempat memuncak di salah satu lokasi pengungsian lantaran pihak penyalur dinilai mendistribusikan bantuan tanpa berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber kredibel, Agus menyoroti adanya ketidaksesuaian data penerima bantuan akibat minimnya pelibatan aparatur kecamatan.
Ia menegaskan, penyaluran logistik yang berjalan sendiri berpotensi besar memicu kecemburuan sosial antarwilayah terdampak.
Dalam pernyataannya, Agus menekankan bahwa pemerintah kecamatan adalah pihak yang paling memahami pemetaan kondisi dan kebutuhan warga di 11 desa yang terdampak gempa.
Lebih lanjut, ia mendesak seluruh elemen penyalur bantuan untuk melakukan sinkronisasi data dengan pemerintah lokal.
Langkah koordinasi ini dinilai mutlak diperlukan agar logistik kebencanaan dapat terbagi secara merata, tepat sasaran, dan tidak memicu konflik baru di tengah situasi krisis yang tengah dihadapi masyarakat Flores. (*)
Berikut video lengkapnya:






