Caption : Ist
Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Bursa Pemilihan Rektor Universitas Lampung (Unila) periode 2027–2031 resmi bergulir, berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber resmi di lingkungan kampus.
Tercatat dua bakal calon telah menyerahkan berkas pendaftaran ke panitia seleksi hingga Rabu (19/8/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedua kandidat akademisi yang telah resmi mendaftar tersebut adalah Prof. Warsito dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) serta Dr. Budiyono dari Fakultas Hukum.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unila, Prof. Muhammad Akib, mengonfirmasi bahwa Dr. Budiyono menjadi pendaftar kedua yang menyerahkan berkas di Sekretariat Pemilihan Rektor, lantai III Gedung Rektorat Unila, pada Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
”Prof. Warsito dari FMIPA telah mendaftar, kemudian hari ini kurang lebih pukul 09.00 WIB disusul oleh Dr. Budiyono dari Fakultas Hukum. Sejauh ini baru dua kandidat tersebut,” jelas Prof. Akib saat memberikan keterangan kepada awak media.
Berdasarkan pedoman teknis kepanitiaan yang dirilis, pendaftaran bakal calon rektor masih akan dibuka hingga 4 September 2026.
Panitia menetapkan syarat kuota minimal empat pendaftar agar tahapan pemilihan dapat bergulir ke fase selanjutnya.
Apabila hingga batas waktu yang ditetapkan kuota tersebut belum terpenuhi, panitia akan memperpanjang masa pendaftaran sesuai regulasi yang berlaku.
Tahapan Lanjutan dan Syarat Medis
Sumber dari kepanitiaan menyebutkan, jika syarat minimal empat bakal calon telah terpenuhi pada awal September mendatang, agenda akan langsung dilanjutkan dengan proses pemeriksaan kesehatan komprehensif yang dijadwalkan pada 4–15 September 2026.
Prosedur tes kesehatan ini akan dibagi ke dalam dua institusi medis rujukan:
- Pemeriksaan Kesehatan Jiwa, yang akan dilaksanakan di Rumah Sakit Alamsyah Ratu Prawiranegara.
- Pemeriksaan Kesehatan Jasmani dan Tes Bebas Narkoba, akan dipusatkan di RSUD Abdul Moeloek.
”Kalau peserta sudah cukup minimal empat orang, tahapan tes kesehatan di kedua rumah sakit tersebut akan langsung kami laksanakan,” tegas Prof. Akib.
Setelah seluruh proses pemeriksaan medis dan kelengkapan dokumen tuntas, panitia akan melakukan seleksi administrasi yang ditargetkan berlangsung pada 15 September 2026.
Secara terpisah, Dr. Budiyono membenarkan bahwa pendaftarannya pada hari ini telah disesuaikan dengan linimasa dan tahapan resmi yang ditetapkan oleh Panitia Pemilihan Rektor Unila.
Kini, publik kampus menanti munculnya nama-nama baru guna memenuhi kuota pendaftar dalam dua pekan ke depan. (*)






