Wujudkan Pelayanan Anti Ribet, Aplikasi ‘Lampung In’ Kini Jadi Tempat Pengaduan Warga Lampung

- Editor

Rabu, 22 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus melakukan inovasi guna memaksimalkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan memperkuat platform “Lampung In” sebagai kanal utama pengaduan masyarakat secara digital.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Langkah ini sejalan dengan komitmen Gubernur Lampung dalam mendorong terciptanya sistem pelayanan publik yang lebih responsif, transparan, dan modern di seluruh wilayah Provinsi Lampung.

​Gubernur menyampaikan bahwa transformasi digital di sektor pemerintahan bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan.

Melalui penguatan aplikasi “Lampung In”, masyarakat kini memiliki akses yang lebih mudah, cepat, dan efisien untuk menyampaikan aspirasi, laporan, maupun keluhan terkait infrastruktur dan pelayanan birokrasi di daerahnya masing-masing.

​”Kita ingin pelayanan publik itu tidak berbelit-belit. Melalui penguatan ‘Lampung In’, masyarakat bisa langsung melapor dan jajaran pemerintah di bawah harus segera merespons serta menindaklanjutinya secara real-time,” tegas standar operasional sistem tersebut.

​Platform “Lampung In” yang sebelumnya telah berjalan kini dioptimalkan dari segi fitur, kecepatan respons (SLA – Service Level Agreement), hingga integrasinya ke berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dengan sistem pengaduan terpusat ini, Pemprov dapat memantau langsung kinerja tiap instansi dalam menyelesaikan permasalahan warga.

​Selain memangkas jalur birokrasi, digitalisasi layanan aduan ini diharapkan dapat meminimalisasi praktik pungli serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan.

​Ke depannya, Pemprov Lampung akan terus melakukan sosialisasi secara masif agar seluruh elemen masyarakat dari tingkat kota hingga pelosok desa dapat memanfaatkan aplikasi “Lampung In” sebagai jembatan komunikasi dua arah antara warga dan pemerintah.

Inovasi ini sekaligus menjadi bukti nyata upaya Lampung dalam mewujudkan ekosistem Smart Province (provinsi cerdas). (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kepala BGN Nanis S Deyang Mengundurkan Diri!
Rampingkan BUMN, Presiden Prabowo Targetkan 700 dari 1.077 Perusahaan Ditutup Akhir Tahun
Presiden Prabowo Gagas Mega Proyek Kota Satelit, Lampung Masuk Daftar dari 12 Kota di Indonesia
Ribuan Calon Manajer Kopdes Jalani Pelatihan di Pusdik Armed Cimahi
Tunggakan Utang Program MBG Capai Rp1,6 Triliun, BGN Minta Maaf
TNI Jadi Sopir Truk Pertamina di Sumut, Ini Kata Pemerintah Pusat!
Geger! Anggaran Kipas Angin Kopdes Capai Rp1,8 Triliun
Kabar Gembira! Pemerintah Bagi-Bagi 1 Juta Sertifikat Tanah Gratis, Cek Syaratnya di Sini
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:28 WIB

Wujudkan Pelayanan Anti Ribet, Aplikasi ‘Lampung In’ Kini Jadi Tempat Pengaduan Warga Lampung

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:23 WIB

Kepala BGN Nanis S Deyang Mengundurkan Diri!

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:06 WIB

Presiden Prabowo Gagas Mega Proyek Kota Satelit, Lampung Masuk Daftar dari 12 Kota di Indonesia

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:56 WIB

Ribuan Calon Manajer Kopdes Jalani Pelatihan di Pusdik Armed Cimahi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:16 WIB

Tunggakan Utang Program MBG Capai Rp1,6 Triliun, BGN Minta Maaf

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Kepala BGN Nanis S Deyang Mengundurkan Diri!

Rabu, 22 Jul 2026 - 03:23 WIB