Nyaris 10 Juta Jiwa! Ternyata Warga Lampung Paling Banyak Numpuk di 4 Daerah Ini

- Editor

Senin, 18 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Ist

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – Provinsi Lampung kini menaungi hampir 10 juta jiwa. Berdasarkan rilis data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) per 4 Mei 2026, total populasi di gerbang Pulau Sumatera ini telah menyentuh angka 9,6 juta penduduk. 

Namun, di balik angka agregat yang masif tersebut, tersembunyi realitas ketimpangan distribusi demografi yang cukup tajam antarwilayah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data demografi terbaru ini memotret konsentrasi massa yang terpusat di beberapa kabupaten/kota utama, sementara wilayah lain mencatatkan angka yang jauh lebih lengang.

Fenomena ini tidak hanya sekadar deretan angka, melainkan cerminan dari dinamika ekonomi, sejarah pemekaran wilayah, serta tantangan tata ruang yang harus dihadapi oleh pemerintah daerah.onsentrasi Penduduk: Dominasi Lampung Tengah dan Ibukota

Konsentrasi Penduduk Didominasi Lampung Tengah dan Ibukota

Melihat lebih dalam pada struktur populasi, Kabupaten Lampung Tengah masih berdiri kokoh sebagai wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak, yakni mencapai 1.557.290 jiwa (1,55 juta).

Skala populasi yang masif ini sejalan dengan luasnya wilayah administratif serta statusnya sebagai salah satu lumbung pangan dan pusat agrobisnis di Provinsi Lampung.

Menyusul di posisi kedua adalah episentrum ekonomi dan pemerintahan provinsi, Kota Bandar Lampung, dengan 1.237.630 jiwa (1,23 juta). Tingginya populasi di Bandar Lampung menegaskan statusnya sebagai magnet urbanisasi.

Sebagai kota metropolitan, daya tarik sektor jasa, pendidikan, dan industri terus menyedot migrasi penduduk dari kabupaten sekitar.

Selain dua wilayah tersebut, populasi di atas satu juta jiwa juga tercatat di wilayah selatan dan timur, menjadikannya kuadran padat penduduk, Lampung Timur: 1.175.370 jiwa dan Lampung Selatan: 1.147.200 jiwa

Kontras dengan kepadatan di kawasan tengah dan ibu kota, ujung barat Provinsi Lampung dan sebuah kota administratif menunjukkan angka populasi yang paling rendah.

Kabupaten Pesisir Barat, wilayah pemekaran yang terkenal dengan potensi pariwisata selancarnya, tercatat memiliki populasi paling sedikit, yakni hanya 177.390 jiwa.

Kondisi geografis yang memanjang di garis pantai dan didominasi oleh kawasan hutan lindung serta Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) menjadi faktor utama terbatasnya daya dukung ruang untuk permukiman masif.

Tepat di atasnya adalah Kota Metro dengan 179.310 jiwa, berbeda dengan Pesisir Barat yang minim penduduk karena faktor geografis, populasi Metro yang kecil lebih disebabkan oleh luas wilayah administratifnya yang memang sangat terbatas sebagai kota otonom, meskipun tingkat kepadatan penduduknya (rasio jiwa per kilometer persegi) tergolong tinggi.

Untuk memahami lanskap demografi secara utuh, berikut adalah rincian populasi di 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung (diurutkan dari yang terpadat hingga terlengang):

Caption : Ist (Dok. AI)

Implikasi Kebijakan ke Depan

​Ketimpangan angka ini membawa pekerjaan rumah tersendiri. Bagi daerah “gemuk” seperti Lampung Tengah dan Bandar Lampung, tantangannya adalah penyediaan infrastruktur publik, pengelolaan sampah, ketersediaan lapangan kerja, dan kemacetan.

​Di sisi lain, bagi daerah dengan populasi rendah namun area luas seperti Pesisir Barat dan Mesuji, pemerintah dihadapkan pada tingginya cost per capita dalam pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas kesehatan, karena harus menjangkau penduduk yang tersebar di wilayah yang luas.

Dengan 9,6 juta penduduk sebagai roda penggerak ekonomi, pemerataan pembangunan menjadi kunci agar tidak terjadi ketimpangan kesejahteraan antara pusat urban dan wilayah penyangga di Provinsi Lampung. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Buntut 21 Kasus Keracunan, Program MBG di Lampung Dievaluasi Total!
Jerit Pedagang Tak Digubris! Pemkab Tanggamus Tetap Gusur Pasar GSG Talang Padang Meski Sewa Belum Habis
Gerak Cepat! YBM BRILiaN Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran Ponpes Sunan Bonang Lambar
Gila-gilaan! Proyek Gedung Budaya Sukabumi Telan Rp763 Juta Tanpa Dokumen Resmi, Kok Bisa Cair?
Rekam Jejak Bermasalah Eks Kepala MAN 1 Tanggamus Gunawan Jadi Sorotan! Kini Malah Menjabat Kepala MAN 1 Kota Metro
Tipu Korban dengan Modus Proyek Fiktif di Pemkot Metro, Seorang ASN Ditangkap Polisi
Tipu Puluhan Korban Hingga Rp 5 Miliar, Oknum Pegawai PDAM Pesawaran Dilaporkan ke Polda Lampung
Tergiur Untung 20 Persen dalam 7 Hari, Warga Malah Kena Tipu Oknum ASN Modus Proyek BPPRD Metro
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:34 WIB

Buntut 21 Kasus Keracunan, Program MBG di Lampung Dievaluasi Total!

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:01 WIB

Jerit Pedagang Tak Digubris! Pemkab Tanggamus Tetap Gusur Pasar GSG Talang Padang Meski Sewa Belum Habis

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:46 WIB

Gerak Cepat! YBM BRILiaN Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran Ponpes Sunan Bonang Lambar

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:28 WIB

Rekam Jejak Bermasalah Eks Kepala MAN 1 Tanggamus Gunawan Jadi Sorotan! Kini Malah Menjabat Kepala MAN 1 Kota Metro

Senin, 20 Juli 2026 - 23:31 WIB

Tipu Korban dengan Modus Proyek Fiktif di Pemkot Metro, Seorang ASN Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

Bandar Lampung

Buntut 21 Kasus Keracunan, Program MBG di Lampung Dievaluasi Total!

Selasa, 21 Jul 2026 - 07:34 WIB