Tak Hanya Doa, Lampung Bentangkan Karpet Merah untuk Mahasiswa dan Pengusaha Palestina!

- Editor

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption : Istimewa

Hariannarasi.com, Bandar Lampung – merintah Provinsi (Pemprov) Lampung resmi membuka peluang investasi dan akses pendidikan bagi warga Palestina.  

Komitmen ini disampaikan langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, saat menerima kunjungan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari, pada Senin (20/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Langkah ini diambil sebagai wujud nyata solidaritas Pemprov Lampung terhadap kondisi kemanusiaan dan krisis yang tengah melanda Palestina, khususnya di wilayah Gaza.

​”Dukungan kami nyata. Kami membuka peluang bagi pengusaha Palestina untuk berinvestasi dan mengundang mahasiswa mereka belajar di universitas-universitas di Lampung,” tegas Gubernur Rahmat.

Di sektor pendidikan, Rahmat memastikan bahwa sejumlah perguruan tinggi di Lampung telah siap merangkul dan membuka akses bagi para mahasiswa Palestina.

Saat ini, Pemprov Lampung juga tengah memfasilitasi pengurusan dokumen bagi salah satu mahasiswa asal Gaza yang sedang menempuh studi di Universitas Lampung (Unila).

​Selain itu, Rahmat turut mengundang para mahasiswa Palestina penerima beasiswa di Indonesia untuk berkunjung ke Lampung guna mempererat hubungan emosional dan budaya antarnegara.

​Di sektor ekonomi, Pemprov Lampung memberikan karpet merah bagi para pengusaha Palestina. Gubernur mengundang para pelaku usaha yang menghadapi hambatan di negaranya akibat konflik untuk mulai menjajaki peluang bisnis di Lampung.

Menanggapi dukungan tersebut, Duta Besar Abdalfatah A.K. Alsattari menyambut baik inisiatif Pemprov Lampung. Ia menjelaskan wilayah Gaza saat ini masih dilanda krisis berkepanjangan akibat pembatasan akses, keterbatasan pangan, dan kerusakan infrastruktur yang luas.

Menurut Abdalfatah, setiap bentuk bantuan dari Indonesia, baik secara moral maupun material, memiliki arti yang sangat besar dan menjadi simbol harapan bagi rakyat Palestina di tengah situasi konflik. (*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Batal Digelar! Operasi Patuh 2026 Mendadak Ditunda se-Indonesia, Ada Apa?
Mantan Menhan RI Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Gatot Soebroto
Meski MK Putuskan Jakarta Tetap Ibu Kota, Otorita Pastikan Pembangunan IKN Jalan Terus!
Lahir dari Induk Amputasi Korban Perburuan Liar, Gubernur Lampung Beri Nama Bayi Harimau Sumatera
Dinilai Tak Tepat Sasaran, KPK Sorot Program MBG!
Hadapi Ancaman Multidimensi, Pemprov Lampung dan Unhan RI Bersinergi
Indonesia Siap Jadi Negara Pertama Pengguna Tabung CNG 3 Kg untuk Rumah Tangga
Presiden Prabowo Marah! Peringatkan Jaksa, Polisi dan TNI Berhenti Jadi “Beking” Kejahatan!
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Batal Digelar! Operasi Patuh 2026 Mendadak Ditunda se-Indonesia, Ada Apa?

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:19 WIB

Mantan Menhan RI Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Gatot Soebroto

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:58 WIB

Meski MK Putuskan Jakarta Tetap Ibu Kota, Otorita Pastikan Pembangunan IKN Jalan Terus!

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:19 WIB

Lahir dari Induk Amputasi Korban Perburuan Liar, Gubernur Lampung Beri Nama Bayi Harimau Sumatera

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:03 WIB

Dinilai Tak Tepat Sasaran, KPK Sorot Program MBG!

Berita Terbaru